SeputarDesa.com, Sidoarjo – DPRD Kabupaten Sidoarjo menilai pemerintah daerah perlu menempatkan program ketahanan pangan sebagai agenda prioritas pembangunan. Pasalnya, alokasi anggaran sekitar Rp1 miliar per tahun untuk sektor pangan dan pertanian dianggap belum memadai dibanding kebutuhan riil di lapangan.
Anggota DPRD Sidoarjo dari Partai Gerindra, Supriyono, menyampaikan bahwa ketahanan pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, isu pangan tidak bisa dipandang sekadar program administratif tahunan.
“Ketahanan pangan berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan anggaran sekitar Rp1 miliar per tahun, tentu sangat terbatas untuk menjawab persoalan pertanian di Sidoarjo yang cukup kompleks,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Ia menjelaskan, berbagai tantangan tengah dihadapi sektor pertanian, mulai dari alih fungsi lahan produktif, meningkatnya biaya produksi, hingga minimnya regenerasi petani. Kondisi tersebut, kata dia, memerlukan dukungan kebijakan dan penganggaran yang lebih kuat serta terarah.
Supriyono menekankan, penguatan sektor pangan juga berkontribusi pada pengendalian inflasi daerah. Jika produksi terjaga dan distribusi lancar, stabilitas harga bahan pokok dapat dipertahankan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kalau ingin harga pangan stabil dan petani lebih sejahtera, maka komitmen anggaran harus jelas. Jangan sampai ketahanan pangan hanya menjadi slogan tanpa implementasi nyata,” tegasnya.
Ia mendorong agar Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo memperoleh dukungan program yang lebih komprehensif, seperti modernisasi alat pertanian, bantuan sarana produksi, serta pendampingan berkelanjutan bagi petani.
Sebagai lembaga legislatif, DPRD memastikan akan menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan di sektor pangan benar-benar tepat sasaran. DPRD juga berharap evaluasi dan penyesuaian anggaran dapat dibahas dalam perubahan APBD mendatang, sehingga program ketahanan pangan mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














