banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaHukum & Kriminal

Satu Orang Dihukum, Dugaan yang Lain Disembunyikan? Bongkar Tuntas Kasus Kades Tingkis

×

Satu Orang Dihukum, Dugaan yang Lain Disembunyikan? Bongkar Tuntas Kasus Kades Tingkis

Sebarkan artikel ini

Seputardesa.com, Tuban – Penanganan kasus Kepala Desa Tingkis kembali memantik sorotan tajam publik. Vonis yang telah dijatuhkan ternyata belum mampu menjawab kegelisahan masyarakat. Justru kini muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah kasus ini benar-benar berhenti pada satu orang, atau ada pihak lain yang sengaja “ditutup rapat”?

Arah sorotan mulai jelas, yakni dugaan keterlibatan pemilik sebuah perusahaan (PT) serta empat perangkat desa yang namanya sempat mencuat dalam fakta persidangan. Indikasi itu bukan asumsi liar, melainkan muncul dari rangkaian keterangan yang terungkap di ruang sidang.

“Publik tidak buta. Fakta persidangan sudah mengarah pada kemungkinan adanya peran pihak lain. Kalau begitu, kenapa sampai sekarang belum ada tindak lanjut?” tegas salah satu tokoh masyarakat.kamis, 19/3/2026

Sejumlah pihak menilai, konstruksi perkara yang terungkap sulit diterima jika hanya melibatkan satu orang. Ada alur, ada keterkaitan, dan ada dugaan peran yang tidak mungkin berjalan tanpa koordinasi. Kondisi ini memunculkan kecurigaan kuat bahwa ada pihak-pihak lain yang belum tersentuh proses hukum.

Baca Juga :  Pra TMMD ke-127, Kodim 0819/Pasuruan Wujudkan Harapan Warga akan Air Bersih

Pimpinan Tim Kuasa Hukum korban, Khoirun Nasihin, S.H., M.H., dari Kantor Hukum Nasabhakti di Tuban, sebelumnya juga telah mengingatkan hal serupa. Ia menegaskan bahwa perkara ini tidak logis jika berdiri sendiri, tanpa keterlibatan pihak lain yang memiliki posisi, kewenangan, maupun kepentingan tertentu.

Desakan publik kini semakin keras. Masyarakat meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada satu nama, tetapi berani menelusuri hingga ke akar persoalan.

“Kalau memang ada keterlibatan pemilik PT Griya Tani dan perangkat desa, bongkar secara terang. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” ujar warga lainnya dengan nada geram.

Dorongan untuk membuka seluruh fakta kian menguat. Bukan sekadar demi keadilan bagi korban, tetapi juga untuk menguji integritas penegakan hukum itu sendiri.

Baca Juga :  Jam Komandan, Dandim Tegaskan Loyalitas dan Integritas Prajurit

Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi penegakan hukum di Kabupaten Tuban apakah berani bersikap transparan dan tegas, atau justru memilih berhenti pada satu pihak demi meredam perkara?

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi terbaru terkait perkembangan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan pihak lain. Namun tekanan publik terus meningkat, dan satu tuntutan semakin jelas: bongkar semuanya, tanpa tebang pilih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa