banner 970x250
Kabar Tokoh

Silviana Huda: Perempuan Desa yang Mengabdi dengan Integritas dan Membangun Melalui Ruang Digital

×

Silviana Huda: Perempuan Desa yang Mengabdi dengan Integritas dan Membangun Melalui Ruang Digital

Sebarkan artikel ini
Foto : Silviana Huda Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) Desa Gembong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

SeputarDesa.com, Lamongan – Silviana Huda merupakan sosok perempuan muda yang merepresentasikan perpaduan antara integritas pengabdian, kecakapan intelektual, dan kreativitas yang berdampak nyata bagi masyarakat. Lahir di Lamongan pada 11 Oktober 2000, ia tumbuh dengan nilai-nilai kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab yang kuat, yang kemudian membentuk karakter serta arah langkah hidupnya dalam pendidikan, karier, dan pengabdian sosial.

Ia menempuh pendidikan Strata Satu (S-1) Desain Komunikasi Visual, sebuah bidang yang tidak hanya mengasah kemampuan artistik, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, sistematis, dan komunikatif. Bagi Silviana, desain dan komunikasi visual merupakan medium strategis untuk menyampaikan pesan, membangun identitas, serta menciptakan hubungan yang bermakna antara pemerintah dan masyarakat.

Silviana Huda resmi dilantik sebagai Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) Desa Gembong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan pada tanggal 10 Desember 2025. Sejak pelantikan tersebut, ia mengemban tanggung jawab penuh dalam pengelolaan administrasi dan keuangan desa secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Amanah ini dijalaninya dengan ketelitian, kedisiplinan, serta komitmen moral yang tinggi sebagai wujud pelayanan publik dan pengabdian kepada masyarakat desa.

Baca Juga :  Pengabdian Tanpa Batas: Kisah Kepemimpinan Ali Mustain di Desa Jekerto
Foto : Silviana Huda Saat Dilantik menjadi Kepala Urusan Keuangan Desa Gembong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan

Tidak berhenti pada tugas administratif, Silviana juga mengambil peran aktif dalam mendorong kemajuan Desa Gembong melalui penguatan komunikasi dan informasi digital. Ia berupaya membangun desa dari sisi keterbukaan informasi dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana strategis untuk membangun identitas desa, memperkuat citra positif desa, serta memperkenalkan potensi Desa Gembong kepada masyarakat luas. Langkah ini menjadi bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman, di mana desa dituntut untuk hadir secara aktif, informatif, dan responsif di ruang digital.

Melalui akun media sosial yang ia kelola secara konsisten, Silviana menghadirkan ruang komunikasi yang inklusif dan mudah diakses oleh masyarakat. Warga desa dapat menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran, serta menanyakan berbagai hal yang berkaitan dengan Desa Gembong secara lebih terbuka dan konstruktif. Baginya, media sosial bukan sekadar sarana publikasi, melainkan jembatan dialog yang memperkuat transparansi, partisipasi, dan kepercayaan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Baca Juga :  Menjejak Kehidupan H. Sholikin, Putra Grobogan yang Membumi dan Menginspirasi

Di luar perannya sebagai perangkat desa, Silviana tetap konsisten berkarya di industri kreatif. Ia aktif di bidang seni rupa, khususnya desain ilustrasi, serta sebagai content creator yang menitikberatkan pada kekuatan narasi visual dan pesan bermakna. Selain itu, ia juga memiliki minat dan kemampuan di bidang seni musik, terutama vokal, yang menjadi bagian dari ekspresi diri dan keseimbangan kreativitasnya.

Jejak pengalamannya di dunia kreatif dan profesional terbilang luas. Ia pernah menulis dan mengilustrasikan buku Ilustrasi Kisah Kelahiran Mahapatih Gajah Mada di Modo, Lamongan, sebuah karya yang mengangkat nilai sejarah dan kearifan lokal melalui pendekatan visual yang edukatif. Ia juga berpengalaman sebagai Personal Content Creator bagi Brand Owner N’dia Beauty Care Surabaya, serta pernah bekerja di Agensi Branding Syafaat Marcomm Yogyakarta, yang memperkuat kompetensinya di bidang branding dan komunikasi profesional. Kepeduliannya terhadap dunia pendidikan diwujudkan melalui perannya sebagai pengajar Desain Komunikasi Visual di SMK Berbudi Yogyakarta.

Baca Juga :  Sugiantoro, S.K.M.: Pemimpin yang Hadir untuk Rakyat Tuban

Dalam setiap peran yang dijalani, Silviana Huda berpegang teguh pada prinsip hidup jujur, sabar, ikhlas, lilo, dan legowo. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam bekerja, berkarya, serta membangun relasi sosial dan profesional. Ia meyakini bahwa pengabdian yang tulus, komunikasi yang terbuka, dan karya yang bermakna adalah kunci utama dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat.

Silviana Huda adalah gambaran perempuan inspiratif masa kini, perempuan desa yang berani mengambil peran strategis, adaptif terhadap perubahan zaman, serta konsisten mengabdi dengan hati dan integritas. Dari ruang pemerintahan hingga ruang digital, ia membuktikan bahwa desa dapat dibangun melalui kerja nyata, kreativitas, dan keterbukaan terhadap suara masyarakat.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi