banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Daerah

Tak Cukup Akademik, Poltana Mapena Gandeng HMI Perkuat Mental Mahasiswa

×

Tak Cukup Akademik, Poltana Mapena Gandeng HMI Perkuat Mental Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

Seputardesa.com, Tuban – Politeknik Pertanian dan Peternakan (Poltana) Mapena Singgahan Tuban menjalin kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tuban melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan keilmuan, peningkatan kapasitas mahasiswa, serta pengabdian kepada masyarakat.

Direktur Poltana Mapena, Teguh Dwi Putra, menyampaikan bahwa penguatan soft skill dan kepemimpinan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi mahasiswa saat ini. Menurutnya, capaian akademik belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan mental, sosial, dan kemampuan kepemimpinan.

“Mahasiswa memiliki kemampuan kognitif yang baik, namun aspek soft skill masih perlu diperkuat, terutama dalam menghadapi tuntutan dunia kerja dan kehidupan sosial,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Imbau Warga Waspadai Penyakit Pancaroba

Ia menambahkan, kampus memiliki peran tidak hanya dalam transfer ilmu, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan integritas. Meski demikian, keterbatasan ruang aktualisasi dinilai masih menjadi kendala dalam pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.

Dalam konteks tersebut, organisasi kemahasiswaan dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam proses pembinaan. Melalui aktivitas organisasi, mahasiswa dinilai dapat mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan.

Kerja sama ini mencakup sejumlah program, di antaranya pelatihan, diskusi, kaderisasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kedua pihak berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat ekosistem pembinaan mahasiswa secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kodim 0717/Grobogan Gelar Upacara Bendera Hari Senin Awal Tahun 2026, Dandim Tekanan Ini

Ketua HMI Cabang Tuban, Agus Siswanto, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai kolaborasi antara kampus dan organisasi kemahasiswaan dapat menjadi ruang pengembangan yang lebih luas bagi mahasiswa.

“Penguatan soft skill perlu menjadi perhatian bersama, karena berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia ke depan,” kata Agus.

Meski demikian, efektivitas kerja sama ini akan sangat bergantung pada implementasi program di lapangan. Konsistensi pelaksanaan serta keterlibatan aktif mahasiswa menjadi faktor penting agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.

Baca Juga :  Pengobatan Gratis Diserbu Warga, Babinsa Pastikan Kegiatan Aman dan Lancar

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi mampu menghadirkan program yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi