banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Pertanian

Usai Panen MT II, Warga Dusun Tempuran Jatilor Godong Gotong Royong Angkut Tanah untuk Persiapan Musim Tanam

×

Usai Panen MT II, Warga Dusun Tempuran Jatilor Godong Gotong Royong Angkut Tanah untuk Persiapan Musim Tanam

Sebarkan artikel ini
Foto: Warga Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, bergotong royong mengangkut tanah pasca panen MT II untuk persiapan musim tanam berikutnya. (Foto: Solichin/SeputarDesa.com)

SeputarDesa.com, Grobogan – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Kamis (2/7/2026). Puluhan warga bahu-membahu mengangkut bongkahan tanah dari area persawahan pasca panen padi Musim Tanam (MT) II untuk dipindahkan ke lahan pekarangan dan permukiman warga menggunakan truk.

Kegiatan yang berlangsung di hamparan sawah dengan kondisi lahan yang telah mengering tersebut tidak hanya menjadi bentuk kebersamaan masyarakat, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi warga yang terlibat. Selain membantu mempersiapkan lahan pertanian untuk musim tanam berikutnya, aktivitas tersebut juga menjadi sumber tambahan penghasilan.

Baca Juga :  Hilang dari Sistem E-RDKK, Sejumlah Petani Jombang Tak Bisa Tebus Pupuk Subsidi

Purwanto, salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa pengangkutan tanah dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi lahan agar lebih mudah diolah saat memasuki musim tanam berikutnya.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antarwarga dalam menjaga kesiapan lahan pertanian. Setelah panen dan lahan mengering, kami memanfaatkan waktu untuk memindahkan tanah sehingga lahan lebih rata dan nantinya lebih mudah diolah,” ujar Purwanto.

Hal senada disampaikan Suradi, warga yang juga bertugas sebagai sopir truk pengangkut tanah. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi rutinitas warga setiap selesai panen MT II.

“Setiap selesai panen Musim Tanam ke-2, kami selalu melakukan pekerjaan seperti ini. Selain bermanfaat bagi warga yang membutuhkan tanah urug, kegiatan ini juga mempercepat persiapan lahan sehingga proses tanam berikutnya bisa berjalan lancar,” tutur Suradi.

Budaya gotong royong yang terus dipertahankan masyarakat Dusun Tempuran menjadi bukti kuatnya solidaritas dan kepedulian warga terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian desa. Melalui kebersamaan, berbagai pekerjaan berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

Baca Juga :  Panen Raya di Desa Jatilor, Petani Grobogan Tersenyum Harga Gabah Capai Rp 8.000

Kegiatan tersebut turut didokumentasikan dan diliput oleh Solichin, warga Dusun Tempuran yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Grobogan Media SeputarDesa.com. Menurutnya, berbagai aktivitas positif masyarakat desa layak mendapat perhatian karena menjadi contoh nyata semangat kebersamaan yang masih terjaga.

“Saya bangga bisa meliput kegiatan positif di desa saya sendiri. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus dilestarikan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di daerah lain,” ungkap Solichin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: SolichinEditor: Irwani Umam

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi