Seputardesa.com, NGAWI — Sinergi kebaikan kembali dihadirkan melalui kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI), Mualaf Center Indonesia, dan Paragon Corp dalam program renovasi mushola yang berfokus pada penguatan dakwah bagi para mualaf.
Program ini dilaksanakan di lima titik mushola yang tersebar di dua wilayah, yakni Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Malang. Di Kabupaten Ngawi, renovasi dilakukan di Mushola Al Huda (Desa Poncol), Mushola Al Barokah (Desa Tulakan Kulon), dan Mushola Al Mujahidin (Desa Plosorejo). Sementara di Kabupaten Malang, program menyasar Mushola Nurul Huda serta Mushola Fii Sabilillah yang berlokasi di Sitiarjo.
Tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, program ini juga bertujuan menjadikan mushola sebagai pusat kegiatan ibadah, pembinaan, dan penguatan akidah, khususnya bagi para mualaf yang membutuhkan pendampingan intensif dalam menjalani kehidupan beragama.
Perwakilan BAZNAS RI menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang layak sekaligus mendukung dakwah di wilayah binaan. “Kami berharap mushola yang telah direnovasi ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan yang mampu menguatkan keimanan para mualaf,” ujarnya.
Sementara itu, Mualaf Center Indonesia menekankan pentingnya keberadaan mushola sebagai ruang aman dan nyaman bagi para mualaf untuk belajar Islam. “Mushola memiliki peran strategis sebagai tempat belajar, berbagi, dan bertumbuh bagi para mualaf. Renovasi ini sangat membantu proses pendampingan yang kami lakukan,” ungkap Ustadz Sukamto, Ketua MCI Ngawi.
Dukungan dari Paragon Corp sebagai mitra kolaborasi turut memperkuat implementasi program. Keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan sosial keagamaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Salah satu penerima manfaat, seorang mualaf di Desa Poncol, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan renovasi mushola. “Dulu kondisi mushola kami sangat sederhana dan kurang nyaman, terutama saat musim hujan. Sekarang alhamdulillah sudah jauh lebih baik. Kami jadi lebih semangat beribadah dan belajar agama,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan oleh para mualaf di wilayah Malang. mereka mengaku keberadaan mushola yang layak sangat membantu proses belajar keislaman. “Kami merasa lebih diperhatikan. Mushola ini menjadi tempat kami belajar mengaji, shalat berjamaah, dan saling menguatkan satu sama lain,” ujarnya.
Pengurus mushola juga menyampaikan apresiasi atas program ini. Ketua Takmir Mushola Al Mujahidin di Desa Plosorejo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. InsyaAllah mushola ini akan kami maksimalkan untuk kegiatan ibadah dan pembinaan mualaf,” katanya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh pengurus Mushola Fii Sabilillah di Sitiarjo, Kabupaten Malang. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat sekitar. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ungkapnya.
Melalui program ini, diharapkan mushola tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat dakwah yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya dalam mendampingi para mualaf. Kolaborasi antara BAZNAS RI, Mualaf Center Indonesia, dan Paragon Corp ini menjadi wujud nyata bahwa sinergi kebaikan dapat memberikan manfaat luas bagi umat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

















