banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerah

Pelatihan Konten Berbasis AI Digelar di Surabaya, Peserta Diajak Produksi Video Lebih Efisien

×

Pelatihan Konten Berbasis AI Digelar di Surabaya, Peserta Diajak Produksi Video Lebih Efisien

Sebarkan artikel ini

Seputardesa.com, Surabaya – Era produksi video pendek yang menguras waktu dan biaya besar mulai bergeser. Kini, siapa pun punya kesempatan menciptakan konten estetik berkelas sinematik hanya dalam hitungan menit. Fenomena ini ditangkap oleh Rumah Literasi Digital (RLD) melalui pelatihan bertajuk “AI Short Content Creator” yang berlangsung di Hanaka Social Space, Surabaya, Selasa (05/5/2026).

Puluhan peserta dari beragam latar belakang profesi berkumpul untuk membedah teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam dunia visual.

Mereka tidak lagi dipusingkan dengan kerumitan teknis penyuntingan konvensional, melainkan diajak menguasai berbagai alat bantu AI yang mampu mengotomatisasi proses kreatif.

Direktur RLD, Andika Ismawan, menyebut bahwa langkah tersebut merupakan respon atas masifnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, masyarakat saat ini jauh lebih cepat menangkap informasi yang disajikan secara visual ketimbang teks murni.

“Metode berbasis visual jauh lebih mudah dipahami publik. Melalui berbagai tools AI yang kami pelajari hari ini, pembuatan konten bukan lagi soal kerumitan, tapi efisiensi dan kreativitas,” ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Pungli di Satpas SIM Tuban Disorot Warga, Pengawasan Dipertanyakan

Pelatihan tersebut menghadirkan Deni Adi Santoso, seorang praktisi AI Filmmaker, sebagai mentor utama. Pemilik akun Instagram @denipanthom ini membagikan rahasia bagaimana kecerdasan buatan mampu memangkas alur produksi yang biasanya memakan waktu berhari-hari menjadi sangat singkat, namun tetap menjaga kualitas estetika yang berpotensi viral.

Dukungan penuh datang dari pemilik Hanaka Social Space, Prasetyo Hadi Susanto. Pria yang akrab disapa Bang Yok itu mengapresiasi inisiatif jurnalis Surabaya dalam membekali masyarakat dengan kemampuan teknologi terbaru. Ia pun membuka pintu kolaborasi jangka panjang bagi kegiatan kreatif serupa.

“Sebagai tuan rumah, tentu bangga bisa menjadi bagian dari edukasi ini. Kami siap mendukung penuh setiap acara yang digelar kawan-kawan jurnalis, terutama yang berkaitan dengan literasi digital seperti yang dilakukan RLD,” ungkap Bang Yok.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga dukungan dari jejaring bisnis Bang Yok, mulai souvenir cantik dari AIPEL Computer hingga voucher menarik dari Bengkel Mobil NEWFAST.

Baca Juga :  Gotong Royong TNI dan Warga, Rumah Bapak Musklis Mulai Berdiri Kokoh

Sinergi antara komunitas literasi dan pelaku usaha ini diharapkan mampu mencetak kreator konten baru yang mampu bersaing di kancah nasional meski berangkat dari perangkat yang sederhana.

Sementara, salah satu peserta, Rani Aulia, Mahasiswi UPN Fakultas Fisip dan Konten Kreator Platinum Slime mengungkapkan, pelatihan pembuatan video berbasis kecerdasan buatan (AI) memberikan manfaat besar, khususnya bagi dirinya yang berprofesi sebagai content creator.

Menurutnya, kemampuan menghasilkan video secara otomatis melalui AI sangat membantu ketika beban pekerjaan sedang tinggi dan waktu produksi terbatas.

“Kalau lagi banyak konten dan tidak sempat produksi, AI bisa jadi solusi. Tinggal generate, videonya sudah bisa jadi,” terangnya.

Baginya, materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut juga mudah dipahami. Bahkan bagi peserta yang belum familiar dengan teknologi AI, penjelasan diberikan secara jelas dan berulang sehingga lebih mudah dicerna.

Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan dengan materi yang semakin beragam, khususnya terkait teknik penulisan prompt agar hasil konten AI lebih maksimal.

Baca Juga :  “Tongkat Komando Korem 083 Beralih, Tantangan Wilayah Timur Jatim Menanti”

Selain itu, ia juga menilai penggunaan video AI dapat menjadi variasi menarik dalam konten digital karena dinilai lebih kreatif dan menghibur.

Lebih lanjut, ia mendorong agar workshop digital seperti ini dapat menjangkau lebih banyak komunitas, tidak hanya di kalangan kreator konten, tetapi juga komunitas lain seperti pelaku usaha kreatif.

“Workshop seperti ini sangat bermanfaat karena sekarang semuanya serba digital. Semoga bisa lebih banyak lagi diadakan dan menjangkau komunitas yang lebih luas,” urainya.

Ia pun mengapresiasi penyelenggara karena telah memberikan wawasan baru.

“Sebelumnya, aku hanya memanfaatkan AI untuk menghasilkan gambar, namun kini sudah memahami cara membuat video berbasis AI yang dinilai sangat mendukung pekerjaannya,” terangnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi