banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerah

Hujan Deras Picu Banjir di Kota-Kabupaten Cirebon, Sejumlah Jalan Utama dan Permukiman Terendam

×

Hujan Deras Picu Banjir di Kota-Kabupaten Cirebon, Sejumlah Jalan Utama dan Permukiman Terendam

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Cirebon – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cirebon sejak Senin malam (18/5/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota dan Kabupaten Cirebon. Genangan air dilaporkan merendam ruas jalan utama hingga masuk ke permukiman warga.

Di wilayah Kota Cirebon, banjir terjadi di beberapa ruas jalan strategis seperti Jalan dr Sudarsono, Jalan dr Cipto Mangunkusumo, Jalan Pemuda, serta Jalan Terusan Pemuda. Genangan menyebabkan aktivitas lalu lintas terganggu dan pengendara harus ekstra waspada saat melintas.

Sementara di Kabupaten Cirebon, banjir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Warukawung Kecamatan Depok, Desa Ciuyah Kecamatan Waled, serta kawasan Perumahan Puri dan Banjarwangunan Kecamatan Mundu.

Pantauan di lapangan menunjukkan debit air sejumlah sungai mengalami peningkatan signifikan. Kondisi Sungai Cipager saat ini tercatat limpas mercu mencapai 110 cm dengan status siaga, sementara curah hujan tercatat mencapai 212 mm. Debit air Sungai Kalijaga juga dilaporkan naik.

Baca Juga :  Semarak Songsong Ramadhan, SDN 01 Ogan Lima Adakan Doa Bersama

Akibat luapan sungai, beberapa permukiman terendam, salah satunya Perumahan Montana Village. Air dilaporkan mulai naik hingga menggenangi jalan perumahan. Kondisi serupa terjadi di RW 15 Harjamukti yang terdampak luapan Kali Pacit.

Seorang warga Harjamukti, Rudi (45), mengatakan air mulai masuk ke lingkungan rumah sejak sore hari.

“Airnya cepat sekali naik, awalnya cuma di jalan, tapi lama-lama masuk ke halaman rumah. Kami langsung angkat barang-barang biar tidak rusak,” ujarnya.

Warga lain di kawasan Montana Village, Siti (38), mengaku banjir kali ini cukup mengkhawatirkan karena terjadi dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Perkuat Identitas Daerah, Gapura Wentar Jadi Ikon Kantor Dinas di Kabupaten Cirebon

“Baru hujan deras beberapa jam, air sudah naik ke jalan. Kami takut kalau hujan besar lagi, air bisa masuk rumah,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir dipicu oleh meluapnya sejumlah aliran sungai, di antaranya Sungai Cipager, Kalijaga, Tangkil, Kedungpane, Kriyan, Cikanci, Cimanis, hingga Ciberes. Tingginya intensitas hujan membuat kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air.

Ketinggian air yang masuk ke permukiman warga rata-rata berkisar 10 hingga 30 sentimeter. Meski belum menyebabkan evakuasi besar-besaran, warga terlihat sibuk menyelamatkan barang-barang rumah tangga agar tidak terendam.

Selain banjir, gangguan listrik juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah. Salah satu daerah yang mengalami pemadaman listrik yakni Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Bupati Dian Lepas Ratusan Jemaah Calon Haji Kloter 8 Kuningan

Hingga Selasa dini hari (19/5/2026, gerimis dengan intensitas sedang masih mengguyur sejumlah wilayah Cirebon dan sekitarnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota dan Kabupaten Cirebon masih melakukan pendataan titik terdampak serta potensi kerugian akibat banjir.

Petugas juga terus memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun deras.

Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan genangan. Pengendara kendaraan bermotor juga diminta berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang masih tergenang untuk menghindari kecelakaan maupun kendaraan mogok.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi