SeputarDesa.com, Cirebon – Kabupaten Cirebon mulai memperkuat identitas budaya lokal melalui penerapan Gapura Wentar atau Candi Bentar sebagai ikon arsitektur di setiap kantor dinas dan instansi pemerintahan. Kebijakan tersebut diarahkan langsung oleh Bupati Cirebon Imron Rosyadi sebagai upaya mempertegas ciri khas daerah sekaligus pelestarian nilai sejarah Cirebon.
Bupati Imron menegaskan, pembangunan kantor pemerintahan ke depan tidak hanya memperhatikan fungsi, tetapi juga harus menampilkan karakter budaya daerah.
“Saya sudah menyampaikan kepada jajaran agar setiap pembangunan kantor pemerintahan memiliki nuansa dan identitas khas Cirebon,” ujar Imron.
Ia menambahkan, penggunaan Gapura Wentar bukan sekadar ornamen atau elemen estetika bangunan, melainkan simbol yang memiliki nilai sejarah serta budaya yang harus terus dijaga.
“Penerapan desain Gapura Candi Wentar bukan hanya memperindah tampilan bangunan, tetapi juga menjadi simbol budaya dan karakter daerah yang perlu terus dijaga,” katanya.
Langkah tersebut juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat wajah Kabupaten Cirebon sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya, sekaligus menegaskan jati diri daerah di tengah perkembangan modernisasi.
“Desain gapura Candi Wentar menjadi simbol budaya dan sejarah yang perlu terus dilestarikan,” tutur Imron.
Sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Cirebon disebut mulai menerapkan konsep gapura tersebut sebagai identitas khas, dan akan terus diperluas agar menjadi ikon yang seragam di lingkungan perkantoran pemerintahan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















