banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaInvestigasi

MBG SPPG Jombatan Kesamben Disorot, Wali Murid Keluhkan Menu Hambar dan Tiap Hari Telur

×

MBG SPPG Jombatan Kesamben Disorot, Wali Murid Keluhkan Menu Hambar dan Tiap Hari Telur

Sebarkan artikel ini
Foto : Menu MBG dari SPPG Sapon Hari Sening (18/5/2026)

SeputarDesa.com, Jombang — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Jombatan Kesamben yang beralamat di Dusun Sapon RT 002 RW 002, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendapat sorotan dari sejumlah wali murid. Keluhan tersebut muncul lantaran menu makanan yang diberikan dinilai kurang bervariasi dan cita rasanya dianggap kurang layak.

Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa lauk yang disajikan hampir setiap hari hanya telur. Selain itu, rasa masakan juga disebut hambar sehingga anak-anak mulai merasa bosan dan kurang berselera makan.

“Menune gak tayo blas, masakane anyep, mboten enten rasane. Saben dino yo endok terus,” keluh salah satu wali murid.

Menurut para wali murid, program MBG sebenarnya sangat membantu kebutuhan makan anak-anak sekolah dan meringankan beban orang tua. Namun mereka berharap kualitas makanan yang diberikan dapat lebih diperhatikan, baik dari sisi rasa maupun variasi menu.

Baca Juga :  Paguyuban Panther Sragen Gelar Kopdar Akbar Awal Tahun, Bahas Agenda Sosial 2026

Warga berharap pihak pengelola melakukan evaluasi terhadap sajian makanan agar menu yang diberikan lebih beragam dan sesuai kebutuhan gizi anak. Mereka mengusulkan adanya tambahan lauk seperti ayam, ikan, tahu, tempe, serta sayuran dan buah agar anak-anak tidak merasa jenuh.

Selain soal variasi menu, rasa makanan juga menjadi perhatian para wali murid. Mereka berharap makanan yang disajikan memiliki cita rasa yang lebih baik sehingga anak-anak tetap lahap makan dan tujuan program untuk meningkatkan asupan gizi dapat tercapai secara maksimal.

Baca Juga :  Kegagalan Kepemimpinan? BPD Jombang Tuding Pemkab Abaikan Kesejahteraan Lembaga Pengawas

Meski menyampaikan keluhan, masyarakat tetap mengapresiasi adanya program MBG di wilayah mereka. Warga berharap kritik dan masukan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi demi perbaikan kualitas pelayanan program ke depan.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Editor: Irwani Umam

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi