SeputarDesa.com, Grobogan – Memasuki bulan Agustus 2026, semangat nasionalisme mulai terasa di lingkungan RT 02 RW 06 Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Warga setempat secara swadaya dan bergotong royong mempersiapkan berbagai dekorasi untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan diperingati pada 17 Agustus 2026.
Sejak akhir Juli 2026, warga terlihat aktif menghias lingkungan dengan nuansa Merah Putih. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari membuat ornamen dan gapura, memasang bendera serta umbul-umbul, hingga melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan. Kegiatan tersebut berlangsung pada siang hingga malam hari dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para pemuda.
Suasana penuh kebersamaan dan kekompakan tampak mewarnai setiap kegiatan. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan kembali ditunjukkan sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan penghormatan kepada jasa para pahlawan.
Salah seorang warga, Solichin, yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Jawa Tengah Media Suara Global serta wartawan SeputarDesa.com Biro Grobogan, mengatakan bahwa persiapan tersebut bukan sekadar memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwarga.

“Ini bentuk kecintaan kami kepada negara. Lewat kerja bareng, kami ingin menyambut 17 Agustus dengan meriah dan penuh kekompakan,” ujar Solichin.
Ketua RT 02 RW 06 turut mengapresiasi antusiasme seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi menyukseskan persiapan peringatan Hari Kemerdekaan. Menurutnya, semangat gotong royong yang telah terbangun diharapkan terus terpelihara dan menjadi budaya dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
“Kebersamaan seperti ini semoga tidak hanya hadir saat peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi semangat dalam membangun lingkungan yang aman, bersih, dan harmonis,” ungkapnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Tempuran telah dipersiapkan dengan berbagai agenda, di antaranya perlombaan tradisional untuk anak-anak dan warga, upacara bendera, serta malam tasyakuran yang akan digelar pada 17 Agustus 2026.
Solichin menambahkan bahwa semangat gotong royong yang terus dijaga masyarakat merupakan salah satu cara sederhana untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia.
“Mari kita hormati perjuangan para pahlawan yang telah berpulang ke Rahmatullah dengan terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Desa Jatilor sendiri dikenal sebagai salah satu desa di Kecamatan Godong yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga RT 02 RW 06 Dusun Tempuran menjadi contoh nyata bahwa nilai-nilai gotong royong tetap hidup dan menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang harmonis sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















