SeputarDesa.com, Lampung Utara – Penyaluran bantuan benih jagung varietas NK Garuda kepada kelompok tani di Kabupaten Lampung Utara mendapat pengawalan langsung dari Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara dari Partai Gerindra, M. Daifullah Fachriza.
Bantuan benih jagung tersebut disalurkan kepada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Sungkai Barat dan Kecamatan Sungkai Tengah. Namun, bantuan tidak diberikan kepada seluruh desa, melainkan diperuntukkan bagi kelompok tani yang sebelumnya mengajukan proposal permohonan bantuan melalui M. Daifullah Fachriza.
Dalam proses penyaluran, M. Daifullah Fachriza turut hadir untuk memastikan bantuan benih jagung dapat diterima oleh kelompok tani yang telah mengajukan dan memenuhi ketentuan penerima.
Kehadirannya di tengah para petani berlangsung dalam suasana sederhana dan tanpa seremoni formal. Dengan duduk bersama warga dalam kondisi seadanya, ia juga menyampaikan sejumlah program bantuan lain yang dapat diakses masyarakat, mulai dari sektor peternakan kambing dan sapi, bantuan perikanan, hingga program sumur bor yang dinilai penting untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kemarau.
Kedatangan M. Daifullah Fachriza mendapat sambutan antusias dari kelompok-kelompok tani, khususnya di wilayah Kecamatan Sungkai Barat. Para petani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan terhadap kebutuhan sektor pertanian di wilayah mereka.
Para kelompok tani juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Kementerian Pertanian, Gubernur Lampung, Bupati Lampung Utara, serta jajaran anggota DPRD dari Partai Gerindra di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat yang turut mendukung program bantuan bagi petani.
Menurut para petani, bantuan benih jagung NK Garuda tersebut cukup membantu mengurangi beban biaya pembelian benih, terutama saat memasuki musim tanam jagung.
Mereka berharap bantuan benih yang telah diterima dapat memberikan hasil panen maksimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus membantu memperkuat perekonomian keluarga petani.
Sementara itu, pendampingan terhadap kelompok tani diharapkan tidak berhenti pada penyaluran benih saja. Petani juga membutuhkan dukungan berkelanjutan, baik berupa sarana produksi, akses air, peternakan, perikanan maupun program pemberdayaan lainnya.
Bagi masyarakat petani, kehadiran wakil rakyat secara langsung di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan aspirasi dan kebutuhan mereka dapat terus disampaikan serta diperjuangkan melalui program-program pembangunan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















