banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Pelayanan Ortopedia RSUD Kota Kendari Ditutup Hingga 3 Agustus, Pendaftaran Online Tetap Dibuka Tuai Sorotan

×

Pelayanan Ortopedia RSUD Kota Kendari Ditutup Hingga 3 Agustus, Pendaftaran Online Tetap Dibuka Tuai Sorotan

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Kendari – Buruknya tata kelola pelayanan publik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari kembali menjadi sorotan. Pelayanan Poli Spesialis Ortopedia di rumah sakit milik Pemerintah Kota Kendari diketahui tidak beroperasi hingga 3 Agustus 2026. Namun, di tengah penghentian layanan tersebut, sistem pendaftaran pasien secara online masih tetap dibuka dan menerima pendaftaran masyarakat.

Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai menunjukkan lemahnya koordinasi dan integrasi sistem pelayanan di lingkungan RSUD Kota Kendari. Pasien yang telah mendaftar secara daring berpotensi datang ke rumah sakit tanpa memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan, sehingga menimbulkan kerugian waktu, biaya, dan ketidakpastian.

Berdasarkan konfirmasi dari pihak Hubungan Masyarakat (Humas) RSUD Kota Kendari, penghentian sementara pelayanan Spesialis Ortopedia disebabkan dokter spesialis yang bertugas sedang memiliki agenda pekerjaan atau kegiatan lain di luar rumah sakit.

Baca Juga :  SMPN 2 Kesamben Meriahkan Hari Pahlawan 2025 dengan Pentas Kolosal dan Pawai Budaya

Situasi tersebut mendapat kritik dari Kepala Bidang Pers Media Online KOPDA Sulawesi Tenggara (KOPDA SULTRA), Beni Samba. Menurutnya, alasan penghentian layanan dalam waktu cukup lama tidak mencerminkan profesionalisme penyelenggaraan pelayanan kesehatan, terlebih RSUD merupakan fasilitas kesehatan rujukan milik pemerintah.

“Sangat tidak rasional jika pelayanan medis vital seperti Ortopedia ditutup dalam rentang waktu yang cukup lama hanya karena alasan dokter bersangkutan memiliki kegiatan lain. Yang lebih memprihatinkan, sistem pendaftaran online masih dibiarkan terbuka. Ini bentuk kelalaian manajemen yang langsung merugikan dan membingungkan masyarakat,” tegas Beni Samba.

Ia menilai manajemen rumah sakit semestinya telah menyiapkan mekanisme pelayanan alternatif, termasuk menunjuk Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) pengganti ketika dokter utama berhalangan hadir. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin hak masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Warga yang sudah mendaftar secara online tentu telah meluangkan waktu dan tenaga untuk datang ke rumah sakit dengan harapan mendapatkan kepastian pelayanan medis, bukan justru dikecewakan karena pelayanan tidak tersedia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Beni menyampaikan bahwa sesuai arahan Ketua KOPDA SULTRA, Angry Sultra, organisasinya akan mendesak Wali Kota Kendari dan Dinas Kesehatan Kota Kendari agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan manajemen RSUD Kota Kendari.

Baca Juga :  Babinsa Karangrejo Hadirkan Keteduhan, Sertu Sandy Monitoring Pengajian Akbar dan Wisuda Santri Al-Falah

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan tenaga medis, tetapi juga menyangkut akuntabilitas pelayanan publik, transparansi informasi kepada masyarakat, serta efektivitas sistem pendaftaran yang seharusnya terintegrasi dengan kondisi pelayanan di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari manajemen RSUD Kota Kendari mengenai alasan sistem pendaftaran online tetap dibuka selama pelayanan Poli Spesialis Ortopedia dihentikan maupun langkah yang akan ditempuh untuk mengakomodasi pasien yang telah mendaftar.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Kendari segera mengambil langkah konkret untuk membenahi sistem pelayanan di RSUD Kota Kendari, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang dan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan dapat terpenuhi secara optimal.(**)

Baca Juga :  Lurah Kalurahan Candirejo Disorot, Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Rp270 Juta Diduga Tidak Transparan

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi