banner 970x250
BeritaPemerintahan

BPS Sidoarjo Ajak Siswa “Melek Data,” Ungkap Jalur Cepat Menuju Karier Data Scientist

×

BPS Sidoarjo Ajak Siswa “Melek Data,” Ungkap Jalur Cepat Menuju Karier Data Scientist

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com,  Sidoarjo – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo berupaya menjembatani kesenjangan keterampilan di era digital dengan mendorong literasi data di kalangan pelajar. Dalam sebuah sesi di SMAN 1 Sidoarjo, BPS tidak hanya mengajarkan dasar-dasar statistik, tetapi juga membuka wawasan siswa terhadap peluang karier menjanjikan di bidang data, termasuk jalur khusus menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Aktivitas yang digelar di Aula SMAN 1 Sidoarjo pada Rabu (19/11) ini menarik perhatian karena langsung menyentuh isu tuntutan dunia kerja modern.

Data sebagai Keterampilan Utama

Royhan Faradis, Perwakilan BPS Sidoarjo dan Pembina Pojok Statistik, menekankan pentingnya kemampuan membaca data sebagai skill utama di era saat ini.

Baca Juga :  Tujuh Juara MTQ Jawa Timur Asal Sidoarjo Dapat Bonus Umrah dari Pemkab

“Dengan memahami data, kita bisa melihat persoalan secara objektif dan mengambil keputusan yang tepat,” tegas Royhan.

Program Gerakan Literasi Statistik ini menghindari teori yang rumit. Materi disajikan secara praktis, seperti menggunakan data uang saku siswa untuk menghitung rata-rata, median, dan modus—menunjukkan bahwa statistik adalah alat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami metodologi BPS. Luqmi Amalia, partner sharing dari BPS, menggunakan ilustrasi menarik, membandingkan perbedaan antara sensus dan survei dengan analogi mencicipi sambal.

Baca Juga :  Tunjangan Stagnan Tiga Tahun, Anggota BPD Se-Kabupaten Jombang Siap Turun ke Jalan

“Metode ini membuat siswa memahami bagaimana BPS bekerja dalam sensus dan survei tanpa harus mendata seluruh penduduk,” kata Luqmi.

Peluang Karier dan Jalur Khusus ASN

Antusiasme siswa memuncak ketika topik bergeser ke jalur karier. Faza Anindita, salah satu pemateri yang juga alumni SMAN 1 Sidoarjo, memperkenalkan Politeknik Statistika STIS. Sekolah kedinasan ini menjadi incaran karena menawarkan pendidikan di bidang statistika dan peluang diangkat langsung menjadi ASN setelah kelulusan.

Faza menjelaskan bahwa lulusan statistik tidak lagi terkurung pada peran tradisional.

“Statistika bukan sekadar angka. Profesi terkait data kini memiliki pasar kerja yang sangat luas, mulai dari analis data hingga Data Scientist,” jelasnya.

Baca Juga :  Jejak Para Auliya: Ziarah Perdana Jema’ah Ngopi Bareng Purworejo

Kegiatan ini ditutup dengan kuis interaktif yang meriah, di mana empat siswa, yaitu Dhani, Aisyah, Alberto, dan Hanung, berhasil menunjukkan penguasaan data dasar mereka dan mendapatkan hadiah dari BPS.

Melalui kegiatan ini, BPS berharap dapat meningkatkan literasi statistik di kalangan pelajar Sidoarjo dan mencetak generasi muda yang siap menjadi pengguna data yang cerdas dan kritis dalam menghadapi kompetisi global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi