SeputarDesa.com, Brebes – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Bersama Desa Luwungbata melaksanakan penanaman perdana padi super genjah di lahan pertanian seluas kurang lebih ± 5 bau sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan desa.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Luwungbata Sugani, Sekretaris Desa Duniksan, pengelola irigasi Daerah Irigasi Jengkelok Kusnandar, serta perwakilan dari BPP Tanjung.
Kepala Desa Luwungbata Sugani menyampaikan harapannya agar inovasi padi super genjah dapat meningkatkan intensitas tanam petani.
“Dengan padi super genjah ini diharapkan masa tanam yang sebelumnya hanya dua kali dalam setahun bisa meningkat menjadi tiga kali atau lebih,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan Koordinator BPP Tanjung Heri Setiawan, yang per 1 Januari telah bertugas di Kementerian Pertanian. Ia menilai langkah yang dilakukan BUMDes Maju Bersama sebagai terobosan positif dalam menghadapi keterbatasan musim.
“Petani perlu mulai mencoba varietas unggul baru agar tidak bergantung pada benih lama, sehingga masa tanam dapat ditambah meskipun kondisi musim terbatas,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BUMDes Maju Bersama yang dipercaya sebagai pengelola program ketahanan pangan desa diharapkan mampu menjadi pionir dan penggerak perubahan pola pikir petani. Dengan inovasi benih dan pengelolaan yang tepat, produktivitas pertanian di Desa Luwungbata diharapkan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














