SeputarDesa.com, Pasuruan – Danramil 0819/24 Tutur, Kapten Inf Rianto, menghadiri kegiatan penilaian Kampung Pancasila di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjaga kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat.
Desa Ngadirejo yang merupakan wilayah binaan Koramil 0819/24 Tutur dinilai sebagai salah satu wilayah yang terus mendorong kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, menjunjung semangat gotong royong serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
Kegiatan penilaian Kampung Pancasila tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga berbagai elemen masyarakat Desa Ngadirejo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bakesbangpol Nurul Huda, S.Sos., M.M., Kabid Iwasbang Halim Pandu Veva, S.STP., M.M., Camat Tutur H. Hendi Candra Wijaya, S.Km., M.Kes., Sertu Dovik S dari Baops Kodim 0819/Pasuruan, serta Sertu Suyanto selaku Babinsa Desa Ngadirejo.
Dari unsur kepolisian hadir Iptu Bambang, S.Sos. selaku KBO Binmas Polres Pasuruan dan Aiptu Wahyudi selaku Bhabinkamtibmas Desa Ngadirejo. Kegiatan juga dihadiri Kepala Desa Ngadirejo Mulyono beserta perangkat desa.
Selain unsur pemerintahan dan aparat keamanan, penilaian Kampung Pancasila tersebut turut mendapat dukungan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, Linmas, Banser hingga Pecalang Desa Ngadirejo.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0819/24 Tutur Kapten Inf Rianto menegaskan bahwa keberadaan Kampung Pancasila tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus benar-benar diterapkan dalam sikap dan perilaku masyarakat sehari-hari.
“Kami berharap Kampung Pancasila di Desa Ngadirejo dapat menjadi contoh dalam menjaga kerukunan, toleransi, gotong royong, serta kepedulian antarwarga. Pancasila harus benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga perbedaan yang ada justru menjadi kekuatan untuk membangun desa yang aman, harmonis, dan sejahtera,” ujar Kapten Inf Rianto.
Ia menilai keberhasilan dalam membangun dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila di tingkat desa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh warga.
Kapten Inf Rianto juga mengapresiasi sinergi yang selama ini terbangun di Desa Ngadirejo dalam mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh semangat kebersamaan.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dipertahankan. Kami dari Koramil 0819/24 Tutur siap mendukung dan bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, serta memperkuat nilai-nilai Pancasila di wilayah Kecamatan Tutur,” pungkasnya.
Melalui kegiatan penilaian Kampung Pancasila tersebut, diharapkan nilai-nilai dasar bangsa tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar tumbuh dan hidup dalam kehidupan masyarakat Desa Ngadirejo. Kerukunan, toleransi, gotong royong dan persatuan diharapkan terus menjadi kekuatan utama masyarakat dalam membangun desa yang aman, harmonis dan sejahtera.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















