banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Politik

Edy Wuryanto Dampingi Konsolidasi PDI Perjuangan Dapil 3 Blora, Dorong Penguatan Kader hingga Akar Rumput

×

Edy Wuryanto Dampingi Konsolidasi PDI Perjuangan Dapil 3 Blora, Dorong Penguatan Kader hingga Akar Rumput

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Edy Wuryanto saat menyampaikan sambutan dalam agenda Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) PDI Perjuangan Dapil 3 di Lapangan Gelora Pilang, Randublatung, Blora, Sabtu (19/9/2026).

SeputarDesa.com, Blora – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep., turut hadir dalam agenda konsolidasi internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora melalui Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3.

Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu, 19 September 2026, mulai pukul 18.30 WIB, di Lapangan Gelora Pilang, Kecamatan Randublatung. Musran dan Musanran kali ini mencakup tiga wilayah kecamatan, yakni Randublatung, Kradenan, dan Jati.

Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian penataan dan penguatan struktur organisasi PDI Perjuangan Kabupaten Blora hingga tingkat bawah atau akar rumput. Penataan struktur tersebut menjadi salah satu agenda organisasi pada periode kepengurusan DPC PDI Perjuangan Blora 2025–2030 di bawah kepemimpinan Ketua DPC Andita Nugrahanto.

Dalam kegiatan tersebut, Edy Wuryanto memberikan apresiasi terhadap langkah konsolidasi yang dilakukan jajaran DPC PDI Perjuangan Blora. Menurutnya, konsolidasi organisasi diperlukan untuk menjaga komunikasi sekaligus memperkuat peran kader di berbagai tingkatan.

Edy berharap PDI Perjuangan di Kabupaten Blora ke depan semakin baik, bergairah, dan solid. Ia menilai kekuatan organisasi salah satunya ditentukan oleh kader yang aktif bergerak hingga tingkat bawah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kekuatan partai salah satunya ditentukan oleh kader yang aktif bergerak hingga tingkat bawah,” ujar Edy.

Menurutnya, struktur ranting dan anak ranting memiliki posisi penting karena menjadi bagian organisasi yang berada paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, penguatan struktur di tingkat bawah perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas kader serta komunikasi yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Dr. Evita Nursanty Kunjungi Petani Jatilor, Tegaskan Kedaulatan Negara Berawal dari Kekuatan Petani

Edy Dorong Regenerasi Kader Muda

Selain konsolidasi organisasi, Edy Wuryanto juga mendorong proses regenerasi kepemimpinan dengan memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan politik dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menilai kader muda perlu dipersiapkan sejak dini agar memiliki kemampuan untuk mengambil peran dalam kehidupan organisasi maupun pembangunan daerah. Menurut Edy, generasi muda membutuhkan kekuatan fisik, kemampuan berpikir, serta kreativitas dalam menjalankan pengabdian.

“Memimpin Blora membutuhkan orang-orang yang cerdas dan memiliki integritas yang baik,” tegasnya.

Dorongan terhadap regenerasi tersebut disampaikan bersamaan dengan agenda penataan struktur partai. Dengan adanya proses kaderisasi dan keterlibatan generasi muda, kesinambungan organisasi diharapkan dapat terus berjalan dari satu periode kepengurusan ke periode berikutnya.

Baca Juga :  Harsono M.H. Tegaskan Semangat Berbagi Lewat Donor Darah di HUT ke-18 Gerindra Grobogan

Soroti Persoalan Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Edy yang merupakan anggota Komisi IX DPR RI juga menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih berkaitan dengan kehidupan masyarakat, terutama menyangkut akses kesehatan, pendidikan, dan jaminan sosial.

Ia menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan perlu membawa semangat pengabdian dalam menjalankan aktivitas organisasi. Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat miskin dan kelompok yang membutuhkan perlindungan sosial perlu menjadi bagian dari kerja-kerja kader di tengah masyarakat.

“Kalau ada orang miskin sampai sakit dan masih memikirkan biaya, negara ini dosa besar. Kader PDI Perjuangan harus berteriak keras karena orang miskin tidak boleh ditelantarkan,” tegas Edy.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja, termasuk mereka yang mengalami kecelakaan kerja maupun keluarga pekerja yang meninggal dunia.

Di bidang pendidikan, Edy menekankan pentingnya memastikan masyarakat kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan yang layak. Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga seharusnya tidak menjadi hambatan bagi anak-anak untuk mendapatkan kesempatan pendidikan.

Konsolidasi Struktur hingga Tingkat Bawah

Musran dan Musanran Dapil 3 menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora. Melalui forum tersebut, penataan struktur dilakukan secara berjenjang hingga tingkat ranting dan anak ranting.

Baca Juga :  Tongkat Komando PDI Perjuangan Jombang Beralih ke Sumrambah

Kehadiran Edy Wuryanto dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendampingan terhadap proses konsolidasi di tingkat bawah. Ia berinteraksi dengan jajaran kader dan struktur partai dalam agenda yang menitikberatkan pada penguatan organisasi serta komunikasi antarkader.

Konsolidasi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara struktur partai di tingkat kabupaten, kecamatan, ranting, hingga anak ranting. Dengan struktur yang tertata, komunikasi organisasi diharapkan dapat berlangsung secara lebih terarah.

Rangkaian kegiatan di Randublatung tersebut turut dirangkai dengan pelantikan struktur baru PDI Perjuangan Kabupaten Blora serta hiburan yang diikuti kader dan masyarakat.

Melalui Musran dan Musanran, DPC PDI Perjuangan Blora melanjutkan agenda penataan struktur organisasi pada periode kepengurusan 2025–2030. Sementara bagi Edy Wuryanto, penguatan struktur tersebut perlu berjalan beriringan dengan kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi