SeputarDesa.com, Sidoarjo – Ada yang beda di jalanan Sidoarjo hari Minggu ini. Bukan konvoi politik, melainkan deretan mobil VW klasik dan Vespa yang mengular panjang. Ternyata, itu adalah aksi “nyentrik” Wakil Bupati Sidoarjo yang turun langsung ke jalan untuk menutup gelaran Tanggulangin Fair 2026.
Finish di Pasar Wisata: Simbol Kebangkitan UMKM, Rombongan yang memulai start dari Monumen Jayandaru ini melewati rute-rute ikonik mulai dari Pucang, Masjid Agung, hingga Jalan Mojopahit, sebelum akhirnya “mendarat” di Pasar Wisata Tanggulangin.
Bukan tanpa alasan titik finish dipilih di sana. Wakil Bupati menegaskan bahwa ini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah untuk mempromosikan kembali Pasar Wisata Tanggulangin sebagai ikon UMKM kebanggaan Sidoarjo.
Empat Hari Pesta Rakyat yang ‘Guyub’, Tanggulangin Fair yang berlangsung sejak 5 Februari lalu ini memang jadi magnet warga. Isinya lengkap: mulai dari pameran produk unggulan desa, ekonomi kreatif, sampai hiburan rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Sidoarjo itu daerah yang terbuka, guyub, dan terus bergerak maju dengan merangkul semua komunitas,” ujar sang Wakil Bupati di sela-sela kegiatannya.
Sinergi Tanpa Sekat, Lewat riding bareng komunitas otomotif ini, Pemkab Sidoarjo ingin mengirim pesan kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas adalah kunci pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan citra positif Sidoarjo sebagai kota UMKM semakin mengakar di mata wisatawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














