banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Liputan Muktamar NU Ke-35

Gus Kikin Makin Menguat, Dukungan Pesantren Mulai Mengemuka Jelang Pemilihan Ketua Umum PBNU

×

Gus Kikin Makin Menguat, Dukungan Pesantren Mulai Mengemuka Jelang Pemilihan Ketua Umum PBNU

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang – Dinamika menuju pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menghangat. Di tengah perhelatan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, nama KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin semakin sering disebut sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki peluang untuk memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Gus Kikin yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, disebut memperoleh dukungan dari sejumlah kalangan pesantren. Dukungan tersebut menjadi bagian dari dinamika politik organisasi yang berkembang menjelang proses penentuan kepemimpinan PBNU.

Bukan semata soal nama besar pesantren, sosok Gus Kikin juga dinilai memiliki karakter kepemimpinan yang dianggap sesuai dengan kebutuhan NU di tengah kompleksitas persoalan organisasi dan tantangan zaman.

Baca Juga :  Jelang Muktamar ke-35 NU, KH Ma’ruf Amin Ziarah ke Makam Mbah Wahab di Tambakberas

Penilaian itu salah satunya datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi Asy-Syar’ie (MIS) Sarang, Rembang, Jawa Tengah, KH Imam Baihaqi.

Imam mengaku mengenal Gus Kikin bukan dalam ruang politik praktis, melainkan melalui lingkungan pesantren. Keduanya juga pernah berada dalam Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pondok Pesantren Indonesia, ketika Gus Kikin menjadi salah satu anggota majelis pembina.

Dari interaksi tersebut, Imam melihat Gus Kikin sebagai figur yang cenderung tenang dalam menghadapi persoalan. Ia juga menilai Gus Kikin memiliki gaya komunikasi yang elegan dan tidak mudah terbawa arus.

“Sejauh saya tahu memang beliau ini orangnya tipologinya tenang, elegan, kepemimpinannya selalu wise. Jadi mengedepankan pada substansi,” ujar Imam.

Bagi Imam, karakter seperti itu menjadi modal penting dalam memimpin organisasi sebesar NU. Kepemimpinan tidak hanya membutuhkan kemampuan mengambil keputusan, tetapi juga ketenangan membaca situasi serta kemampuan menjaga keseimbangan di tengah beragam kepentingan.

Baca Juga :  Registrasi Muktamar Ke-35 NU Dimulai, 279 Peserta Telah Menempati Pemondokan

Nama Gus Kikin sendiri tidak asing dalam lingkungan Nahdlatul Ulama. Sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng, ia berada di salah satu pusat tradisi keilmuan dan sejarah penting NU di Jombang.

Kini, ketika Muktamar Ke-35 NU memasuki momentum penentuan arah organisasi, nama-nama yang muncul dalam bursa Ketua Umum PBNU menjadi perhatian para peserta dan warga Nahdliyin.

Namun, dukungan dan munculnya nama seorang kandidat belum otomatis menentukan hasil akhir. Keputusan mengenai Ketua Umum PBNU tetap berada dalam mekanisme dan forum resmi Muktamar.

Baca Juga :  Jelang Muktamar ke-35 NU, Panlok Terapkan Registrasi Digital Berbasis Chip

Pertarungan gagasan, konsolidasi dukungan, serta kemampuan masing-masing figur membaca kebutuhan NU akan menjadi bagian penting dari proses menuju kepemimpinan PBNU ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: MiftahuddinEditor: Irwani Umam

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi