SeputarDesa.com, Jombang – Gelombang kedatangan peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai terlihat di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Seiring dimulainya rangkaian kegiatan, panitia membuka layanan registrasi muktamirin pada Rabu (26/8/2026).
Pusat registrasi ditempatkan di kompleks Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bahrul Ulum Tambakberas. Layanan tersebut menjadi pintu awal bagi para utusan sebelum menempati pemondokan yang telah disiapkan panitia.
Registrasi dilaksanakan selama dua hari. Pada Rabu, pelayanan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Selanjutnya, Kamis (27/8/2026), registrasi kembali dibuka mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.
Berbeda dengan proses pendaftaran konvensional, panitia menerapkan sistem digital untuk mempercepat sekaligus memperketat verifikasi. Peserta harus melalui pemindaian QR Code dan Radio Frequency Identification (RFID) yang terhubung dengan command center.
Sistem tersebut digunakan untuk mencocokkan identitas peserta dengan Daftar Peserta Tetap (DPT) yang telah ditetapkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Para utusan PWNU, PCNU, dan PCINU juga diwajibkan membawa QR Code registrasi serta dokumen mandat resmi organisasi.
279 Peserta Sudah Terdata dan Masuk Pemondokan
Hingga Rabu (26/8/2026) pukul 18.00 WIB, panitia mencatat 279 muktamirin telah menyelesaikan registrasi sekaligus menempati pemondokan.
Dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 3.134 tempat tidur, tingkat keterisian sementara mencapai sekitar 8,90 persen.
Sembilan titik pemondokan yang disiapkan panitia menunjukkan tingkat keterisian yang berbeda. MAN 3 Jombang (Tower 7) tercatat menjadi lokasi dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 144 orang dari kapasitas 704.
Berikutnya, Unwaha (Tower 5) menampung 37 peserta dari kapasitas 515. Kampus IAIBAFA (Tower 8) terisi 24 peserta dari kapasitas 283, sedangkan MAUWH (Tower 1) dihuni 22 peserta dari kapasitas 366.
Sementara itu, MTsN 3 Jombang (Tower 6) telah ditempati 16 peserta dari kapasitas 532. Kampus B Fatah Hasyim (Tower 9) terisi 14 peserta dari kapasitas 136, sedangkan MIBU (Tower 4) menampung 11 peserta dari kapasitas 224.
Adapun MMA 1 (Tower 2) tercatat dihuni enam peserta dari kapasitas 277 dan MMA 2 (Tower 3) baru ditempati lima peserta dari kapasitas 97.
Data alokasi tersebut merupakan hasil penyesuaian panitia dibandingkan data awal. Sejumlah titik mengalami peningkatan maupun pengurangan kapasitas sesuai kebutuhan dan perkembangan distribusi peserta.
Kedatangan Diperkirakan Terus Bertambah
Jumlah muktamirin diperkirakan akan terus meningkat hingga malam hari. Arus kedatangan dari berbagai daerah menjadi salah satu faktor yang membuat proses registrasi dan penempatan peserta masih berlangsung secara bertahap.
Panitia mengingatkan para utusan agar memastikan seluruh dokumen administrasi telah dipersiapkan sebelum datang ke lokasi registrasi. Kelengkapan QR Code dan mandat organisasi menjadi bagian penting dalam proses verifikasi.
Penerapan teknologi QR Code, RFID, dan command center diharapkan mampu menjaga ketepatan data sekaligus mengantisipasi potensi kesalahan dalam proses registrasi maupun penempatan peserta.
Dengan registrasi yang mulai berjalan, persiapan menuju pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU di Bahrul Ulum Tambakberas kini memasuki tahap yang semakin padat menjelang agenda utama yang akan diikuti para peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan cabang istimewa NU di luar negeri.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com













