SeputarDesa.com, Jombang — Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat ukhuwah antarormas Islam.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang turut mengambil bagian dalam menyukseskan perhelatan akbar NU tersebut. Selain menyiapkan posko pelayanan gratis bagi muktamirin dan penggembira, Muhammadiyah juga mengerahkan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk membantu menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan para tamu yang hadir.
Posko pelayanan Muhammadiyah berada di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, sekitar 500 meter dari arena utama Muktamar. Lokasinya yang strategis, tidak jauh dari akses keluar tol, membuat posko tersebut menjadi tempat transit bagi rombongan dari berbagai daerah sebelum melanjutkan perjalanan menuju arena Muktamar.
Sekretaris Panitia Sukses Muktamar dari Muhammadiyah Jombang, Suwanto, mengatakan posko disiapkan sebagai bentuk pelayanan kepada peserta dan penggembira yang datang ke Jombang.
“Peserta muktamar atau penggembiranya nanti yang lewat tol menuju lokasi muktamar bisa singgah di sini untuk menikmati berbagai layanan yang disediakan secara cuma-cuma,” ujar Suwanto, Kamis (27/8/2026).
Beragam fasilitas disediakan secara gratis, mulai dari 10.000 mangkuk bakso, 10.000 butir telur, makanan ringan hingga minuman. Posko tersebut juga dilengkapi layanan kesehatan untuk membantu muktamirin yang mengalami kelelahan maupun membutuhkan pemeriksaan kesehatan dasar.
Pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penanganan kelelahan hingga penyediaan obat-obatan darurat. Dukungan medis diperkuat dengan tim medis dan ambulans dari tiga Rumah Sakit Muhammadiyah di wilayah Jombang.
Tidak berhenti pada pelayanan konsumsi dan kesehatan, Muhammadiyah Jombang juga mengambil peran dalam aspek keamanan dan ketertiban.

Personel Kokam Muhammadiyah diterjunkan untuk membantu memastikan para muktamirin dan penggembira dapat mengikuti rangkaian Muktamar dengan aman dan nyaman. Mereka turut mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas serta membantu menjaga ketertiban di sekitar kawasan posko dan jalur menuju arena Muktamar.
Dalam menjalankan tugas tersebut, Kokam bersinergi dengan jajaran MWC NU Tembelang. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Keterlibatan Muhammadiyah dalam Muktamar NU ke-35 menunjukkan bahwa ukhuwah Islamiyah dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Perbedaan organisasi tidak menjadi penghalang untuk saling membantu, menjaga keamanan, memberikan pelayanan, dan memastikan para tamu dapat mengikuti momentum besar tersebut dengan nyaman.
Muktamar ke-35 NU di Jombang akhirnya bukan hanya menjadi forum permusyawaratan tertinggi NU, tetapi juga menjadi panggung kebersamaan umat Islam. Muhammadiyah dan NU menunjukkan bahwa persaudaraan dapat tumbuh kuat ketika diwujudkan melalui kepedulian dan kerja bersama di tengah masyarakat.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















