SeputarDesa.com, Jombang – Menyusul keluhan masyarakat terkait bau tidak sedap dari aliran sungai di wilayah Sambong hingga Tembelang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang memastikan telah menyiapkan langkah antisipasi bersama instansi terkait menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, ST., M.Si., mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang serta Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS Brantas) selaku pengampu Saluran Gude Ploso.
Saat dikonfirmasi SeputarDesa.com, Miftahul Ulum menjelaskan bahwa BBWS Brantas akan menambah suplai air ke Saluran Gude Ploso sebagai salah satu upaya mengurangi potensi bau di sepanjang aliran sungai.
“Sudah kami bicarakan bersama dengan Dinas PUPR Jombang. Untuk persiapan Muktamar, BBWS Brantas selaku pengampu Saluran Gude Ploso akan menambah suplai air di saluran tersebut sehingga potensi bau dan konsentrasi aliran lebih tereduksi,” ujarnya. Senin (3/8/2026)
Selain peningkatan debit air, DLH dan Dinas PUPR juga akan berkolaborasi melakukan pengendalian sampah di sepanjang aliran sungai.
“Untuk potensi sampah yang timbul, DLH dan PUPR akan berkolaborasi untuk pengendalian sampah di sepanjang aliran,” tambahnya.
Menurut Miftahul Ulum, sinergi lintas instansi tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman menjelang pelaksanaan Muktamar NU, yang akan menghadirkan ribuan muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia.
DLH berharap langkah tersebut dapat mengurangi potensi bau tidak sedap di sepanjang aliran sungai sekaligus menjaga kebersihan lingkungan selama berlangsungnya agenda nasional tersebut.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















