SeputarDesa.com, Grobogan — Warga Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menggelar acara Haul Massal ke-22 dan Pengajian Umum pada Sabtu Wage, 8 November 2025 di serambi Masjid Baitul Mukhlisin. Kegiatan tahunan ini berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah sekitar.
Menurut penuturan Bapak Suwarto, selaku warga setempat sekaligus Ketua Panitia Acara, rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan hafalan Al-Qur’an dan doa bersama yang dimulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh para jamaah laki-laki dengan menghadirkan penceramah Ustadz Hamid Al Mujib dari Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.
Menjelang sore, selepas salat Ashar, acara dilanjutkan dengan ziarah dan tahlilan di makam para leluhur dan tokoh masyarakat Dusun Tempuran.
Puncak acara digelar malam hari selepas salat Isya, berupa Pengajian Umum yang dihadiri sekitar 600 jamaah dari Dusun Tempuran dan wilayah sekitarnya. Acara turut dihadiri oleh para sesepuh, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta perwakilan dari Kepala Desa Jatilor, Kadus, RT, RW, dan tokoh agama setempat.
Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran penceramah kondang yang tengah viral di YouTube, yakni KH. Ustadz Kelik Gunawan Pribadi dari Sukoharjo (Solo), Jawa Tengah. Lantunan qasidah “Tiga Putra” dari Purwodadi turut memeriahkan suasana malam penuh berkah tersebut.
Antusiasme warga terlihat begitu tinggi; area parkir kendaraan bermotor dan mobil penuh sesak, sementara pedagang asongan turut meramaikan suasana di sekitar lokasi acara.
Acara besar ini terselenggara berkat kerja sama berbagai unsur masyarakat, di antaranya Muslimat dan Fatayat NU, GP Ansor, Banser, Karang Taruna, BKM, IRMA, Linmas, Kantibnas, Babinsa, Dwi Jaya Audio, SWR Production, serta para donatur pemuda Dusun Tempuran yang bekerja di Korea.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, warga berharap kegiatan Haul Massal ini dapat terus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi keagamaan di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














