banner 970x250
BeritaDaerah

Ibrahim Nahkodai Formades Tubaba, Publik Menanti Peran Pengawal Transparansi

×

Ibrahim Nahkodai Formades Tubaba, Publik Menanti Peran Pengawal Transparansi

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Tubaba – Pembentukan kepengurusan Forum Membangun Desa (Formades) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menjadi sorotan publik. Bertempat di Rumah Makan Inces, Pulung Kencana, Senin (8/9/2025), sebanyak 28 aktivis desa secara aklamasi memilih Ibrahim sebagai Ketua DPC Formades Tubaba.

Struktur kepengurusan turut mempercayakan Daniel Gatot Sutikno, S.Th sebagai sekretaris dan Das’at Arifin sebagai bendahara. Kepengurusan ini akan mengemban masa bakti 2025–2030 dengan mandat besar: mengawal pembangunan tiyuh (desa) di Tubaba agar benar-benar berpihak pada masyarakat.

Baca Juga :  Jelajah Masjid Nusantara Diluncurkan, Program Masjid Nusantara 2026 Perkuat Peran Masjid di Pelosok Negeri

Dalam sambutannya, Ibrahim menegaskan Formades tidak hanya menjadi wadah seremonial, melainkan harus menjadi mitra kritis pemerintah daerah dan tiyuh.

“Formades hadir untuk bersinergi, tapi juga siap mengingatkan. Kita harus memastikan dana desa benar-benar menyentuh petani, nelayan, pedagang, pemuda, perempuan, dan semua elemen masyarakat,” tegas Ibrahim.

Meski baru lahir pada 2024, Formades telah mendapat perhatian dari Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Organisasi ini diposisikan sebagai mitra dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas Dana Desa (DD). Namun, di lapangan, tantangan besar menanti.

Baca Juga :  Bupati Grobogan Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Mangunrejo 

Selama ini, pengelolaan dana desa kerap disorot publik karena rawan penyimpangan. Di beberapa daerah, masih ditemukan praktik ketidaktransparanan hingga dugaan penyalahgunaan anggaran. Kehadiran Formades Tubaba pun dipertaruhkan: apakah benar-benar bisa menjadi pengawas independen, atau justru hanya menjadi bagian dari lingkaran kekuasaan lokal.

Masyarakat menunggu langkah konkret Formades di bawah kepemimpinan Ibrahim. Dengan tagline “Dari Desa untuk Indonesia”, organisasi ini ditantang membuktikan komitmennya mengawal pembangunan desa tanpa kompromi terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa