SeputarDesa.com, Jombang – Keluhan pengendara soal kerusakan jalan nasional di Jombang akhirnya mendapat respons cepat dari pemerintah. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak turun langsung meninjau ruas jalan rusak di sisi timur Flyover Jombang, Minggu (22/2).
Dalam peninjauan tersebut, Emil didampingi Bupati Jombang Warsubi serta jajaran dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur. Mereka mengecek sejumlah titik yang dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menurut Emil, tingkat kerusakan di ruas tersebut tergolong paling berat dibandingkan wilayah lain di Jawa Timur. Faktor cuaca menjadi penyebab utama, menyusul curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan itu dalam beberapa hari terakhir.
“Curah hujan di sini sangat intens. Dalam satu hari kemarin saja ada sekitar 60 lubang yang harus ditambal di segmen ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, saat ini lima tim dari Kementerian Pekerjaan Umum mampu memperbaiki sekitar 50 lubang per hari. Untuk mempercepat penanganan, jumlah tim akan ditambah menjadi 10 tim mulai hari berikutnya.
Selain dipengaruhi cuaca, usia konstruksi jalan yang dibangun pada 2017 juga menjadi pertimbangan. Emil menilai perbaikan tambal sulam tidak lagi cukup, sehingga diperlukan peremajaan melalui metode overlay sepanjang 4 kilometer pada tahun ini.
Sembari menunggu pelaksanaan overlay, perbaikan darurat berupa penambalan tetap dilakukan selama kondisi cuaca mendukung. Pekerjaan dihentikan sementara apabila hujan deras menyebabkan genangan.
Bupati Warsubi memastikan proyek overlay akan segera dimulai dalam waktu dekat. Ruas nasional dari Lingkar Mojoagung hingga Flyover Jombang akan diperbaiki di kedua sisi jalan. Selain itu, perbaikan total juga direncanakan di Jalan Gatot Subroto hingga kawasan depan stasiun sampai Cangkringrandu.
Tak hanya itu, perbaikan turut menyasar Jalan Brigjen Kretarto, mulai Sambongdukuh hingga Kebon Ratu. Tahap awal dilakukan dengan penanganan per titik, sembari menunggu ketersediaan anggaran untuk perbaikan menyeluruh.
Kasatker BBPJN Jawa Timur Ida Bagus Made Artamana menyebut terdapat 118 lubang di ruas Ringroad Mojoagung–Jombang. Dengan tambahan tim, pihaknya menargetkan seluruh lubang dapat tertutup dalam tiga hari ke depan jika cuaca mendukung.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap percepatan penanganan ini mampu mengurangi potensi kecelakaan serta memulihkan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














