banner 970x250
BeritaDaerah

Jalan Rusak Akibat Truk Bermuatan Berat, Pemdes dan Warga Sei Jawi Jawi Desak Pemerintah Segera Bertindak

×

Jalan Rusak Akibat Truk Bermuatan Berat, Pemdes dan Warga Sei Jawi Jawi Desak Pemerintah Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini
Foto : Kondisi jalan yang rusak parah akibat aktivitas truk bermuatan berat yang melintas setiap hari.

SeputarDesa.com, Labuhanbatu — Pemerintah Desa Sei Jawi Jawi bersama masyarakat Desa Sei Jawi Jawi, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, mendesak pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan yang rusak parah akibat aktivitas truk bermuatan berat yang melintas setiap hari.

Kerusakan tersebut diduga kuat disebabkan oleh puluhan truk roda sepuluh pengangkut material batu untuk proyek perbaikan dan pengaspalan jalan menuju Desa Sei Penggantungan, Kecamatan Panai Hilir. Truk-truk tersebut diketahui membawa muatan dengan bobot minimal 15 ton dan melintasi ruas jalan utama Desa Sei Jawi Jawi tanpa pengawasan ketat.

Akibat aktivitas tersebut, kondisi jalan utama yang menghubungkan Desa Sei Jawi Jawi menuju Kabupaten Labuhanbatu Utara kini mengalami kerusakan serius, berlubang, dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Ironisnya, proyek perbaikan jalan di wilayah lain justru meninggalkan kerusakan parah di desa yang menjadi jalur lintasan.

Baca Juga :  ORARI Jombang Turut Amankan Perayaan Nataru, Siagakan Empat Posko Pengamanan

Tak hanya kerusakan fisik jalan, masyarakat juga mengeluhkan dampak lingkungan berupa debu tebal yang beterbangan setiap hari. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga, menurunkan kualitas kesehatan, serta memperparah ketidaknyamanan masyarakat setempat.

Sebagai bentuk protes dan tuntutan, pada Kamis, 5 Februari 2025, Pemerintah Desa Sei Jawi Jawi bersama masyarakat secara resmi menandatangani dan melayangkan surat permohonan perbaikan jalan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Utara.

Ketua BPD Desa Sei Jawi Jawi, Sutono, membenarkan adanya usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa kerusakan jalan tidak dapat dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan tanggung jawab.

“Surat permohonan sudah kami sampaikan. Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan dua kabupaten dan tiga kecamatan. Jika dibiarkan terus rusak, dampaknya sangat merugikan masyarakat,” tegas Sutono.

Foto : surat permohonan perbaikan jalan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Utara.

Dalam surat tersebut, pemerintah desa dan masyarakat secara jelas mengusulkan perbaikan jalan dengan lebar 4 meter dan panjang sekitar 3 kilometer. Mereka berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak menutup mata terhadap penderitaan warga yang setiap hari harus melintasi jalan rusak akibat aktivitas kendaraan proyek.

Baca Juga :  Pelantikan PAC ABPEDNAS Plandaan, DPC Soroti Tunjangan BPD yang Belum Naik

Salah seorang warga menyatakan kekecewaannya atas kondisi tersebut.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan pembangunan di satu tempat justru merusak desa lain. Kami berharap jalan ini segera diaspal dan ada tanggung jawab nyata dari pihak terkait,” ujarnya.

Masyarakat Desa Sei Jawi Jawi menegaskan akan terus menyuarakan tuntutan perbaikan hingga pemerintah benar-benar hadir dan memberikan solusi konkret atas kerusakan jalan yang mereka alami.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi