banner 970x250
BeritaBudaya

Komunitas Budaya Arahiwang Moncer Gelar Buka Bersama dan Pentas Ketoprak Milenial

×

Komunitas Budaya Arahiwang Moncer Gelar Buka Bersama dan Pentas Ketoprak Milenial

Sebarkan artikel ini

Seputardesa.com, Purworejo – Komunitas Budaya Arahiwang Moncer menggelar kegiatan buka bersama (bukber) di Pekopen Arahiwang, Desa Borowetan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB tersebut diisi dengan berbagai rangkaian acara sosial dan hiburan budaya.

Dalam kegiatan ini, panitia memberikan santunan kepada anak yatim serta tali asih berupa bingkisan kepada para media partner yang selama ini telah mendukung kegiatan Komunitas Budaya Arahiwang Moncer. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni Ketoprak Milenial dari Sanggar Pakem Purworejo.

Baca Juga :  Bupati Grobogan Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Mangunrejo 

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Selain memanfaatkan momen ngabuburit untuk mencari aneka menu takjil, warga juga menikmati pertunjukan seni ketoprak milenial dengan lakon “Suminten Edan” yang dipentaskan di lokasi acara.

Ketua Komunitas Budaya Arahiwang Moncer, Sugiyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama kali ini sengaja dikemas berbeda dengan menghadirkan unsur sosial sekaligus hiburan budaya.

“Kami ingin kegiatan buka bersama ini tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi juga berbagi dengan anak-anak yatim serta memberikan apresiasi kepada media partner yang selama ini turut mendukung dan membantu publikasi kegiatan kami. Harapannya kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik ke depannya,” ujar Sugiyanto.

Ia menambahkan, pertunjukan seni ketoprak milenial sengaja dihadirkan untuk menghibur masyarakat yang sedang ngabuburit sekaligus memperkenalkan kembali kesenian tradisional kepada generasi muda.

Baca Juga :  FKUB dan MLKI Purworejo Gelar Pembinaan, Pererat Toleransi dan Guyub Rukun

Sementara itu, Ketua Sanggar Pakem Ketoprak Purworejo, Ki Djoko Banendro, yang berasal dari Desa Cengkawakrejo, Kecamatan Banyuurip, mengatakan bahwa pementasan ketoprak tersebut tidak hanya bertujuan sebagai hiburan semata.

“Pementasan ini juga sebagai upaya untuk menggugah masyarakat, khususnya generasi muda, agar kembali mencintai dan menghidupkan kesenian ketoprak di Kabupaten Purworejo yang belakangan mulai jarang dipentaskan,” ungkapnya di sela acara.

Menurutnya, lakon “Suminten Edan” dipilih karena cerita tersebut cukup populer dan sudah familier di tengah masyarakat sehingga mudah dinikmati oleh berbagai kalangan.

Baca Juga :  Desa Mantra 2026 di Ujung Uji Materiil, ABPEDNAS Tunggu Respons Bupati

Melalui kegiatan ini, Komunitas Budaya Arahiwang Moncer berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial sekaligus menjaga dan melestarikan seni budaya tradisional di Kabupaten Purworejo.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi