SeputarDesa.com, Mekkah — Anggota Komisi VIII DPR RI dari Partai NasDem, Hj. Sri Wulan, SE., MM., bersama anggota DPRD Kabupaten Grobogan dari Partai NasDem, H. Sholikin, melakukan monitoring langsung terhadap kesiapan pelayanan jamaah haji Indonesia di Sektor 502 Mekkah, khususnya bagi jamaah Kloter 31 SOC asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
Kegiatan monitoring dilakukan menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang menjadi fase terpenting dalam rangkaian ibadah haji. Monitoring ini bertujuan memastikan seluruh pelayanan jamaah berjalan optimal, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga pendampingan ibadah.
Selain melakukan peninjauan fasilitas dan pelayanan, Hj. Sri Wulan, SE., MM., dan H. Sholikin juga menggelar dengar pendapat bersama jamaah haji untuk menyerap langsung aspirasi, masukan, serta berbagai kendala yang dihadapi jamaah selama berada di Tanah Suci. Dialog tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi pelayanan haji agar kebutuhan jamaah dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas terkait.

Jamaah Kloter 31 SOC asal Grobogan diketahui mendapatkan pendampingan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Pendampingan tersebut diperkuat dengan keterlibatan langsung H. Sholikin yang aktif berkoordinasi dengan petugas haji sektor untuk memastikan kebutuhan jamaah dapat terpenuhi dengan baik selama berada di Mekkah.
Hj. Sri Wulan, SE., MM., menyampaikan bahwa kunjungan monitoring ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi VIII DPR RI terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 agar jamaah Indonesia memperoleh pelayanan maksimal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Menjelang Armuzna, kesiapan jamaah harus menjadi perhatian utama karena rangkaian ibadah membutuhkan kondisi fisik yang prima. Kami ingin memastikan jamaah asal Grobogan mendapatkan pelayanan terbaik, baik dari sisi kesehatan, konsumsi, transportasi, maupun pendampingan ibadah,” ujar Hj. Sri Wulan, SE., MM.
Dalam monitoring tersebut, Hj. Sri Wulan, SE., MM., dan H. Sholikin juga meninjau kesiapan fasilitas yang akan digunakan jamaah saat Armuzna, termasuk kesiapan tenda di Arafah dan Mina, distribusi makanan, fasilitas pendingin udara, layanan kesehatan, hingga sistem transportasi bus jamaah.

Sementara itu, H. Sholikin menegaskan bahwa pendampingan kepada jamaah terus dilakukan agar jamaah tetap nyaman, sehat, dan fokus menjalankan ibadah haji.
“Kami terus mendampingi jamaah Kloter 31 SOC asal Grobogan agar seluruh proses ibadah berjalan lancar. Koordinasi dengan petugas sektor dan pembimbing KBIHU terus dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada jamaah tetap maksimal,” kata H. Sholikin.
Kehadiran Hj. Sri Wulan, SE., MM., dan H. Sholikin di tengah jamaah mendapat sambutan positif karena dinilai memberikan perhatian langsung terhadap kondisi jamaah di lapangan. Monitoring dan dengar pendapat ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan puncak ibadah haji tahun 2026 sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















