SeputarDesa.com, Purworejo – Warga RW 03, Dusun Jeketro, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, akhirnya bisa bernapas lega setelah menerima bantuan air bersih dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Purworejo, Selasa malam (13/10/2026).
Bantuan tersebut tiba sekitar pukul 20.05 WIB, setelah warga sejak pagi hingga sore hari belum mendapatkan pasokan air bersih. Kehadiran armada tangki air pada malam hari pun menjadi angin segar bagi masyarakat yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau.
Saiman, perwakilan LAZISMU Kabupaten Purworejo yang turut mendampingi armada tangki pengangkut air bersih milik PDAM Kabupaten Purworejo, menyampaikan kepada SeputarDesa.com bahwa pihaknya telah dua kali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut.
Masing-masing tangki memiliki kapasitas 4.000 liter. Dengan demikian, total bantuan yang telah disalurkan kepada warga RW 03 Dusun Jeketro mencapai 8.000 liter air bersih.
Menurut Saiman, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dan panggilan hati untuk membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar, khususnya air bersih.
“Kami membantu pengiriman air bersih ini murni panggilan hati, sebagai wujud kemanusiaan sesama umat. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk mengurangi beban warga RW 03 Dusun Jeketro yang sedang mengalami kekeringan dan krisis air bersih,” ujar Saiman.
Ia menambahkan, LAZISMU Kabupaten Purworejo turut prihatin atas kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purworejo, terutama kawasan pedesaan yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.
“Kami berharap warga masyarakat tetap bersabar menghadapi kondisi ini. Semoga hujan segera turun di Kabupaten Purworejo sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat kembali terpenuhi,” imbuhnya.
Krisis Air Bersih Butuh Perhatian Bersama
Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purworejo, khususnya di kawasan pedesaan, menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Seiring berlangsungnya musim kemarau, kebutuhan masyarakat terhadap pasokan air bersih semakin mendesak.
Bantuan air bersih yang disalurkan LAZISMU Kabupaten Purworejo menjadi salah satu bentuk kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan warga dalam kondisi darurat. Namun, penanganan kekeringan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan tangki air yang bersifat sementara.
Diperlukan langkah antisipatif dan perencanaan jangka panjang dari pemerintah daerah, pemerintah desa, serta pihak terkait agar masyarakat memiliki akses air bersih yang lebih aman dan berkelanjutan.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan, pengembangan sumber air alternatif, pembangunan sarana penampungan air, serta perbaikan infrastruktur distribusi air bersih sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya perhatian dan kerja sama berbagai pihak, diharapkan dampak kekeringan pada musim kemarau mendatang dapat diminimalkan sehingga warga pedesaan tidak terus-menerus menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















