SeputarDesa.com, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Kuningan memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan menggelar rangkaian kegiatan bertajuk kolaborasi, kepedulian, dan perlindungan sosial ketenagakerjaan di kawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., yang mewakili Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. sekaligus membacakan sambutan resmi bupati. Dalam kesempatan itu, Wabup melaunching Program Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi petani tembakau, petani cengkeh, serta pekerja rentan Tahun 2026.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pekerja dan buruh yang telah memberikan dedikasi, tenaga, dan pemikirannya dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Wabup Tuti.
Ia menegaskan program tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi pekerja, khususnya sektor informal.
“Program JKK dan JKM ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat pekerja, khususnya petani tembakau, petani cengkeh, serta pekerja rentan di Kabupaten Kuningan,” lanjutnya.
Kegiatan May Day 2026 juga dirangkaikan dengan pelepasan 50 peserta program pemagangan ke Jepang hasil kolaborasi lintas lembaga.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, meningkatkan kompetensi, dan menjadi generasi pekerja yang profesional serta mampu bersaing secara global,” kata Wabup.
Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kuningan dr. H. Krisyudi, M.Si menyampaikan pelaksanaan May Day tahun ini terlaksana berkat sinergi berbagai pihak dengan antusiasme masyarakat tinggi.
“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan semangat gotong royong. Bahkan sumber anggaran kegiatan nol rupiah, seluruhnya didukung melalui partisipasi perusahaan dan berbagai pihak,” ungkapnya.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Kuningan Dr. H. Toto Toharudin, M.Pd menegaskan May Day menjadi momentum memuliakan pekerja sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia juga menyebut Kuningan berpotensi membutuhkan puluhan ribu tenaga kerja seiring rencana berdirinya pabrik besar.
“Tahun ini diperkirakan akan berdiri sedikitnya lima pabrik besar yang membutuhkan sekitar 30 ribu tenaga kerja. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat Kabupaten Kuningan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penyaluran tenaga kerja ilegal ke luar negeri.
“Jangan sampai ada warga yang berangkat melalui jalur ilegal. Kami ingin memastikan seluruh tenaga kerja asal Kuningan terlindungi dan terdata dengan baik,” tegas Toto.
Kegiatan berlangsung meriah dengan jalan santai, penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, santunan anak yatim, layanan kesehatan gratis, hiburan, serta doorprize. Acara dihadiri unsur Forkopimda, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan perusahaan, serikat pekerja, serta ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















