SeputarDesa.com, Tapanuli Selatan — Untuk pertama kalinya, kegiatan Pengajian Kaum Bapak se-Kecamatan Arse resmi dilaksanakan pada Jumat, 7 November 2025. Kegiatan perdana ini berlangsung di Masjid Nurul Yakin, Dusun Bunga Bondar X, Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Selama ini, kegiatan pengajian di wilayah Tapanuli Selatan lebih sering diikuti oleh kaum ibu melalui Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Sementara itu, pengajian bagi kaum bapak belum terlaksana secara rutin. Melihat kondisi tersebut, Camat Arse, Partahian Ritonga, S.Ag., menggagas pelaksanaan pengajian khusus bagi kaum bapak yang digelar serentak setiap awal bulan, tepat pada hari Jumat, berbarengan dengan pelaksanaan shalat Jumat.
Kegiatan perdana ini dihadiri sekitar 200 jamaah dari berbagai masjid di Kecamatan Arse. Rangkaian acara dimulai dengan salat Jumat, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan diskusi keagamaan. Ketus Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustadz Muhammad Taslim Hasibuan tampil sebagai penceramah utama. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiah serta memperkuat silaturahmi antarwarga, khususnya di tengah tantangan kehidupan modern saat ini.
Camat Arse, Partahian Ritonga, selaku penggagas kegiatan, menyampaikan harapannya agar pengajian kaum bapak ini dapat menjadi wadah mempererat kebersamaan antarjamaah sekaligus memperdalam pemahaman agama Islam.
“Kami ingin kaum bapak juga punya ruang untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat silaturahmi, sebagaimana pengajian ibu-ibu yang selama ini berjalan baik,” ujar Partahian.
Antusiasme jamaah terlihat sejak awal kegiatan. Para peserta datang dari berbagai desa di Kecamatan Arse, sebagian besar dengan wajah cerah dan penuh semangat. Salah satu jamaah, Pak Lubis, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini.
“Biasanya kalau pengajian, yang berangkat ibu-ibu saja. Sekarang giliran kami kaum bapak ikut dapat siraman rohani. Semoga ini terus berlanjut,” ujarnya sambil tersenyum.
Senada dengan itu, salah seorang nazir mesjid, juga menyambut baik inisiatif tersebut.
“Kegiatan seperti ini bisa mempererat hubungan antarjamaah dan antar-masjid. Selain mendekatkan diri kepada Allah, kita juga bisa saling bertukar pengalaman dan memperkuat ukhuwah di lingkungan kita,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat yang tinggi, Pengajian Kaum Bapak di Kecamatan Arse diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, menumbuhkan rasa persaudaraan, dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat Tapanuli Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














