SeputarDesa.com Purworejo – Dalam rangka memperingati Turunnya Wahyu Ponco Gaib yang ke-70, Paguyuban Penghayat Kapribaden menyelenggarakan Sarasehan di Desa Kalinongko, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, pada Kamis (13/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini dihadiri oleh sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah, yang merupakan perwakilan dari komunitas dan penghayat ajaran Kapribaden.

Sarasehan ini menjadi momentum penting bagi para penghayat untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan nilai-nilai kepercayaan dan kebatinan yang menjadi landasan hidup mereka.
Ketua Paguyuban Penghayat Kapribaden, Subagyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang memperingati turunnya Wahyu Ponco Gaib, namun juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan yang harmonis antar sesama penghayat kepercayaan, serta turut menjaga kondusifitas di wilayah Purworejo khususnya, dan Jawa Tengah pada umumnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Rintoko, menambahkan bahwa selain kegiatan sarasehan, acara ini juga diisi dengan bakti sosial donor darah yang melibatkan peserta dan masyarakat sekitar sebagai bentuk nyata kepedulian sosial Paguyuban Penghayat Kapribaden terhadap sesama.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada sore hari pukul 16.00 WIB digelar kirab budaya yang menampilkan berbagai simbol dan atribut ajaran Kapribaden. Kirab tersebut menjadi bentuk ekspresi kebersamaan sekaligus pelestarian nilai-nilai spiritual dan budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Doa bersama, diskusi nilai-nilai Kapribaden, serta refleksi sejarah turunnya Wahyu Ponco Gaib menjadi bagian penting dalam acara yang sarat makna spiritual ini.
Melalui peringatan ini, Paguyuban Penghayat Kapribaden berharap nilai-nilai kebajikan, kerukunan, dan ketenteraman yang diajarkan dalam ajaran Kapribaden dapat terus terpelihara serta diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, demi terciptanya kedamaian di Purworejo dan Jawa Tengah pada umumnya.













