SeputarDesa.com Sampang– Suasana penuh keakraban menyelimuti kediaman Sekretaris Desa Karangpenang Oloh, Haris Amin, pada Minggu pagi, 19 April 2026. Mulai pukul 08:00 WIB, Komunitas “Konco Lawas” berkumpul dalam balutan kegiatan silaturahim yang tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga wadah produktif untuk bertukar pikiran mengenai perkembangan desa di wilayah Kabupaten Sampang.
Pertemuan lintas wilayah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh muda dan perwakilan desa dari berbagai kecamatan. Di antaranya tampak Mousul dari Desa Bunten Timur (Ketapang), Badrudtamam dari Desa Bunten Barat, Abdus Salam dari Desa Banyusokah, Moh Syafik dari Desa Pale Laok, serta Imam S. Arifin yang mewakili Desa Bapelle (Robatal). Kehadiran mereka membawa warna tersendiri dalam dinamika diskusi yang berlangsung hangat di sebuah gazebo.
Fokus utama dalam pertemuan kali ini adalah membahas akselerasi kemajuan desa di era modern. Masing-masing perwakilan membawa pengalaman berharga dari desa mereka untuk dibagikan dalam forum. Diskusi yang berjalan santai namun berbobot ini menjadi ruang bagi para peserta untuk membedah tantangan serta peluang yang ada dalam tata kelola pemerintahan desa saat ini.
Mousul, perwakilan dari Desa Bunten Timur, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya sinergi antar-desa. Menurutnya, masalah yang dihadapi satu desa seringkali memiliki kemiripan dengan desa lainnya, sehingga kolaborasi dan berbagi strategi menjadi kunci untuk maju bersama. Ia berharap forum seperti “Konco Lawas” dapat menjadi jembatan informasi yang efektif bagi sesama perangkat desa.
Tuan rumah sekaligus Sekdes Karangpenang Oloh, Haris Amin, menyambut hangat kehadiran rekan-rekan sejawatnya sejak pagi hari. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk inisiatif mandiri untuk menjaga kerukunan sekaligus meningkatkan kapasitas diri sebagai pelayan masyarakat. Baginya, persahabatan lama (konco lawas) adalah modal sosial yang sangat kuat untuk membangun daerah secara kolektif.
“Kami ingin persahabatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan duduk bersama seperti ini, banyak ide-ide segar yang muncul, mulai dari pengelolaan dana desa yang inovatif hingga pengembangan potensi lokal di masing-masing wilayah,” ujar Haris Amin di sela-sela jamuan makan bersama yang penuh kekeluargaan.
Sembari menikmati hidangan, para peserta terlihat sangat antusias mengikuti alur diskusi. Latar belakang spanduk yang berisi pesan-pesan moral dan religius di lokasi tersebut seolah meneguhkan komitmen mereka untuk membangun desa dengan landasan pengabdian yang ikhlas kepada Tuhan dan tanggung jawab penuh kepada masyarakat.
Pertemuan yang berakhir menjelang siang tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk terus menjalin komunikasi yang intensif. Komunitas “Konco Lawas” berharap gerakan kecil dari meja diskusi ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sampang, demi mewujudkan tata kelola desa yang lebih mandiri, inovatif, dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















