SeputarDesa.com, Sidoarjo – Gedung bersejarah De Javasche Bank menjadi saksi bisu digelarnya perhelatan inspiratif bertajuk “Women of Light: Tracing Courage Across Time” yang berlangsung pada 25-28 April 2026. Acara ini mengajak publik, khususnya kaum perempuan, untuk menelusuri jejak keberanian tokoh-tokoh perempuan Indonesia sekaligus mendiskusikan tantangan integritas di era modern.
Integritas sebagai Kompas Perjuangan
Dalam cuplikan diskusi yang terekam dalam WhatsApp Audio 2026-04-29 at 09.39.28.mp4, narasumber menekankan bahwa integritas adalah harga mati bagi seorang pemimpin. “Zona perjuangan perempuan itu lebih terjal, karena itu integritas menjadi pemandu utama bagi perempuan yang ingin mencapai apa yang ia cita-citakan,” ungkap narasumber dalam sesi tersebut.
Diskusi ini juga mengangkat pesan kuat mengenai kepercayaan publik:
“Without integrity, no one listens. Without trust, no one follows.”
Pesan ini mengingatkan bahwa tanpa integritas, suara perempuan tidak akan didengar, dan tanpa kepercayaan, kepemimpinan tidak akan memiliki pengikut.
Menolak Jalan Pintas
Lebih lanjut, narasumber menyoroti kecenderungan masyarakat yang seringkali meninggalkan integritas demi hasil instan. Salah satu contoh yang paling dekat dengan keseharian adalah penggunaan jasa calo dalam urusan administratif. Meskipun terlihat cepat, jalan pintas ini dinilai merusak tatanan sosial dan integritas pribadi.
“Jika ingin mencapai sesuatu yang lebih besar, kita tidak punya pilihan selain memegang teguh integritas. Begitu kita melanggarnya, orang tidak akan lagi percaya,” tambahnya.
Refleksi di Ruang Sejarah
Pemilihan gedung De Javasche Bank sebagai lokasi acara menambah kekhidmatan suasana. Di antara pilar-pilar kolonial, narasi tentang keberanian perempuan masa lalu disandingkan dengan tantangan masa kini. Pameran ini diharapkan mampu memicu semangat bagi para pengunjung untuk membawa “cahaya” integritas tersebut ke lingkungan mereka masing-masing, termasuk ke tingkat desa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pegiat sosial dan jurnalis untuk terus menyuarakan pentingnya kejujuran dan etika dalam setiap langkah pembangunan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















