SeputarDesa.com, Brebes – Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Tanjung melaksanakan kegiatan GERDAL (Gerakan Pengendalian) hama dan penyakit tanaman padi sebagai upaya antisipasi dini terhadap serangan organisme pengganggu tanaman yang dapat menurunkan hasil panen petani.
Kegiatan pengendalian dilakukan melalui penyemprotan secara rutin setiap hari di seluruh wilayah desa yang berada di Kecamatan Tanjung. Langkah ini bertujuan untuk menekan potensi penyebaran hama dan penyakit sejak dini agar tidak meluas ke area persawahan lainnya.
Koordinator BPP Tanjung, Heri Setiawan, menegaskan pentingnya antisipasi dini terhadap berbagai jenis penyakit tanaman padi. Menurutnya, pengendalian yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tanjung.

“Kami mengimbau petani untuk selalu waspada dan melakukan pengendalian sejak awal agar serangan hama dan penyakit tidak berdampak besar pada hasil panen,” ujar Heri Setiawan.
Sementara itu, Dayum yang mewakili petani setempat menyampaikan keluhan terkait kualitas obat-obatan pertanian yang digunakan. Ia menilai bahwa beberapa obat pertanian yang sudah lama disimpan memiliki efektivitas yang menurun sehingga kurang optimal dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman.
Kegiatan pengendalian penyakit tanaman padi ini dilaksanakan di areal barat Desa Luwungbata dan dihadiri oleh para petani, perwakilan pemerintah desa, pengurus BUMDes, pengurus pengairan, serta Babinsa. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi dan dukungan bersama dalam upaya menjaga keberhasilan sektor pertanian di wilayah tersebut.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














