SeputarDesa.com, Labuhanbatu – Sebuah truk bermuatan material batu timbun mengalami ambles saat melintas di ruas jalan menuju Desa Sei Jawi-Jawi/Desa Sei Penggantungan, Kabupaten Labuhanbatu. Peristiwa tersebut menyebabkan badan jalan terbelah dan mengalami kerusakan cukup parah.
Truk diketahui mengangkut material untuk proyek pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer di wilayah Desa Sei Jawi-Jawi hingga Desa Sei Penggantungan. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT UYU Septa Perdana yang ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dengan anggaran sekitar Rp15 miliar yang bersumber dari pajak masyarakat.
Salah seorang warga yang diwawancarai SeputarDesa.com mengungkapkan bahwa kerusakan jalan diduga akibat muatan truk yang melebihi kapasitas.
“Kalau kami lihat, muatannya bisa sampai 30 ton. Padahal jalan ini setahu kami maksimal hanya 8 ton. Jadi wajar saja kalau jalannya ambles dan terbelah,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga lainnya juga menyampaikan kekhawatiran terkait dampak terhadap infrastruktur desa.
“Setiap hari kurang lebih 20 truk besar lewat dari Kampung Baru Pasar 8 sampai ke Sei Jawi-Jawi. Sekarang jalan kami jadi rusak. Kami minta pemerintah pusat juga memperhatikan dan memperbaiki jalan masyarakat yang rusak akibat truk-truk besar ini,” katanya.
Akibat aktivitas kendaraan berat tersebut, ruas jalan dari Kampung Baru Pasar 8 hingga Desa Sei Jawi-Jawi dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti amblesnya jalan serta langkah penanganan yang akan dilakukan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














