banner 970x250
BeritaDaerahPemerintahan

Warga Protes Jalan Rusak di Watudakon, Video Kritik Pedas Jadi Sorotan

×

Warga Protes Jalan Rusak di Watudakon, Video Kritik Pedas Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Foto tangkapan layar dari video yang viral

SeputarDesa.com, Jombang – Sebuah video berdurasi 1 menit 21 detik viral di media sosial dan menjadi sorotan warga Kabupaten Jombang. Video tersebut merekam kondisi jalan desa yang rusak parah di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, pada jalur penghubung menuju Pulosari.

Dalam video terlihat permukaan jalan sangat memprihatinkan. Selain berlubang, jalan tampak becek dan berlumpur, terutama setelah turun hujan. Kondisi ini membuat kendaraan sulit melintas, bahkan beberapa pengendara harus menuntun motor agar tidak tergelincir.

Seorang warga dalam rekaman tampak berbincang dengan seorang nenek di lokasi. Ia mengeluhkan kondisi jalan sembari melontarkan kritik: “Mak, opo gak malu lurah e arep oleh PCX dalane koyok ngene?” Ucapan itu menyoroti ketimpangan antara kondisi infrastruktur desa dengan fasilitas yang dinilai diterima perangkat desa. Pada menit-menit terakhir video, perekam kembali berkata, “Ya Allah nemen rusak e, opo nggak malu ambi rakyate ngunu kok arep oleh PCX,” sebagai bentuk kekecewaan warga atas kondisi tersebut.

Baca Juga :  Pengeboran Sumur TMMD Ke-127 Capai Kedalaman 130 Meter, Harapan Air Bersih Warga Kili Timur

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menegaskan bahwa rencana pengadaan sepeda motor bagi kepala desa bukan program wajib, melainkan opsi kegiatan dalam skema Desa Mantra (Mandiri, Tertib, dan Responsif). Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menjelaskan bahwa setiap desa memperoleh alokasi dana antara Rp800 juta hingga Rp1 miliar per tahun, yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan prioritas sesuai hasil musyawarah desa.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Desa Watudakon, Suharto, memberikan penjelasan singkat terkait kondisi jalan tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan terjadi karena dilalui alat berat saat proses normalisasi saluran avur di Watudakon.

“Ini rusak dilalui bego normalisasi avur Watudakon kemarin infonya mas,” jawabnya.

Video tersebut mendapat banyak respons dari warganet. Sebagian besar mendukung keluhan warga dan menilai bahwa akses vital seperti itu seharusnya menjadi prioritas pemerintah. Masyarakat berharap pemerintah desa, kecamatan, maupun pemerintah kabupaten segera turun melakukan pengecekan serta memprioritaskan perbaikan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.

Baca Juga :  Sebuah MCK Ribuan Manfaat, Cerita Kebersamaan TMMD Ke-127

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi