banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Liputan Muktamar NU Ke-35

Jelang Muktamar ke-35 NU, Panlok Terapkan Registrasi Digital Berbasis Chip

×

Jelang Muktamar ke-35 NU, Panlok Terapkan Registrasi Digital Berbasis Chip

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Jombang – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan agenda permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Salah satu inovasi yang disiapkan panitia adalah sistem registrasi peserta berbasis digital dengan kartu identitas yang dilengkapi teknologi chip. Sistem ini dirancang untuk mempercepat proses verifikasi sekaligus mengatur akses peserta selama muktamar berlangsung.

Pemantapan sistem registrasi dilakukan melalui simulasi final di MTs Bahrul Ulum Tambakberas, Selasa (25/8/2026) sore. Simulasi tersebut menjadi bagian dari tahapan akhir sebelum registrasi resmi dibuka.

Penanggung Jawab Panlok Muktamar NU ke-35 Bidang Kesekretariatan, KH Moh. Abdullah Rif’an Nashir atau Gus Rif’an, menyebut kesiapan perangkat dan fasilitas registrasi saat ini telah mencapai sekitar 95 persen.

Baca Juga :  Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Hadirkan Sistem Digital, Ratusan Titik Dipantau CCTV

Menurutnya, sejumlah simulasi sebelumnya telah dilakukan untuk memastikan sistem dapat berjalan sebagaimana yang direncanakan.

“Persiapan fisik dan perangkat sudah 95 persen, tinggal finishing. Kami sudah melakukan dua kali simulasi dan terakhir hari ini. Alhamdulillah berjalan lancar,” kata Gus Rif’an.

Area Registrasi Disterilkan

Registrasi peserta akan mulai dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) pukul 10.00 WIB. Untuk menjaga kelancaran arus peserta, kawasan registrasi di kompleks MTs Bahrul Ulum akan disterilkan dari kendaraan bermotor.

Panitia telah berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait, terutama bidang keamanan dan transportasi. Pengaturan tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi kepadatan serta memastikan pergerakan peserta dari lokasi registrasi menuju tempat penginapan berlangsung tertib.

Baca Juga :  Jelang Muktamar NU ke-35, Pemkab Jombang Bagikan 500 Kerudung kepada Pedagang Perempuan

Sedikitnya 100 personel keamanan juga disiapkan untuk mengawal kegiatan registrasi dan kesekretariatan. Sementara armada transportasi disiapkan untuk mendukung mobilitas peserta menuju lokasi penginapan masing-masing.

Gus Rif’an berharap seluruh tahapan registrasi dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Data Peserta Diverifikasi Sebelum Kedatangan

Berbeda dengan pola registrasi pada penyelenggaraan sebelumnya, sistem yang diterapkan kali ini memungkinkan data peserta diverifikasi sebelum mereka tiba di lokasi muktamar.

Dengan mekanisme tersebut, peserta yang telah tercantum dalam daftar peserta tetap (DPT) dan melalui proses verifikasi hanya perlu melakukan verifikasi akhir serta menerima ID card ketika datang.

“Kalau sebelumnya peserta bisa dipastikan sebagai peserta ketika sudah datang, sekarang sebelum datang sudah ditentukan karena sudah diverifikasi. Nama-namanya sudah jelas dan DPT juga sudah jelas,” ujar Gus Rif’an.

Baca Juga :  5.000 Banser dan Pagar Nusa Dikerahkan Kawal Muktamar NU ke-35 di Tambakberas

Kartu identitas yang diberikan kepada peserta nantinya memiliki chip yang terintegrasi dengan sistem akses. Teknologi tersebut akan digunakan untuk mengatur akses menuju ruang-ruang persidangan maupun sejumlah fasilitas tertentu sesuai hak akses masing-masing peserta.

Penerapan sistem digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketertiban administrasi, memperkuat pengamanan dan mempermudah pengendalian mobilitas peserta selama Muktamar NU ke-35.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan upaya panitia menggabungkan kemajuan teknologi dengan tradisi musyawarah dan silaturahmi yang menjadi bagian penting dalam perhelatan besar Nahdlatul Ulama.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi