Seputardesa.com, Sidoarjo — Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Ikatan Pedagang Pasar Masyarakat (IPPM) Sidoarjo di ruang rapat lantai dua Gedung DPRD Sidoarjo, Senin (26/1/2026).
Hearing tersebut membahas berbagai kendala yang dihadapi pedagang pasar malam yang menjalankan aktivitas usaha secara berpindah-pindah antar desa di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Rapat ini dihadiri Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo H. Sulamul Hadi Nurmawan, Wakil Ketua Komisi B Kusumo Nugroho (Fraksi PDI Perjuangan), H. Ir. Supriyono SH, Sekretaris PKB H. Muhammad Muzayin, serta Moh. Agil Efendi SE dari Fraksi Demokrat. Turut hadir Camat Sukodono Ineke Dwi Setiawati S.STP, MPA, Kepala Desa Plumbungan H. Afif Husni, serta Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sidoarjo, Ahmad.
Dalam forum tersebut, Ketua IPPM Sidoarjo Abidin menyampaikan aspirasi mengenai nasib para pedagang yang kerap menemui berbagai kendala di lapangan. Ia mengajukan empat poin permohonan utama kepada DPRD Kabupaten Sidoarjo.
Empat poin tersebut meliputi dukungan dan fasilitasi akses permodalan bagi pedagang, penyediaan sarana pendukung kegiatan berjualan, kemudahan dalam pengurusan izin operasional di wilayah desa, serta bantuan pendidikan bagi anak-anak pedagang melalui Program Indonesia Pintar (PIP).
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Desa Plumbungan H. Afif Husni menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya terbuka terhadap aktivitas pedagang pasar malam. Namun, ia menekankan pentingnya persetujuan dan keterlibatan masyarakat setempat agar tidak menimbulkan keberatan di kemudian hari.
“Hasil musyawarah desa menyepakati syarat bahwa masyarakat setempat harus dilibatkan, dengan komposisi 50 persen ditambah satu warga desa dapat ikut berjualan di lokasi tersebut,” terang Afif.
Pihak DPRD Kabupaten Sidoarjo menyambut positif aspirasi yang disampaikan IPPM. Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Nugroho menegaskan komitmen legislatif dalam menjaga dan mendorong stabilitas ekonomi kerakyatan.
“Intinya, DPRD mendukung penuh pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari pasar rakyat,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.
Senada dengan itu, Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo H. Sulamul Hadi Nurmawan yang akrab disapa Gus Wawan menegaskan bahwa pihaknya merespons cepat setiap keluhan pedagang. Menurutnya, sektor pasar malam merupakan salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat lapisan bawah yang perlu mendapat perhatian dan dukungan berkelanjutan.
Hearing ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret, baik dari sisi regulasi perizinan maupun penyediaan fasilitas pendukung, demi meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar malam di Kabupaten Sidoarjo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















