banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Mengubah Pekarangan Jadi Harapan: Ibnu Labib Azhari, Siswa SMK yang Tekuni Budidaya Lele di Tengah Keterbatasan

×

Mengubah Pekarangan Jadi Harapan: Ibnu Labib Azhari, Siswa SMK yang Tekuni Budidaya Lele di Tengah Keterbatasan

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com – Brebes, Di sudut sunyi Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung, seorang remaja bernama Ibnu Labib Azhari membuktikan bahwa ketekunan bisa tumbuh tanpa dana, bimbingan, atau perhatian dari negara. Siswa kelas XI SMK Negeri 1 Bulakamba ini telah tiga tahun menekuni budidaya ikan lele dari pekarangan rumahnya nyaris sendirian.

Ironisnya, tak sedikit kelompok budidaya yang telah menerima kucuran dana hingga ratusan juta rupiah justru tak menunjukkan geliat yang sebanding. Sementara Ibnu, tanpa sokongan dana maupun pendampingan resmi, justru konsisten bertahan dan terus memberi manfaat bagi warga sekitar.. Hanya mengandalkan semangat, naluri bertahan, dan warisan tanah pekarangan yang ia sulap jadi kolam-kolam sederhana.

Baca Juga :  Di 2026, Yang Dicari Orang Bukan Lagi Website Tapi Rekomendasi AI

Ibnu kehilangan ayahnya sejak usia lima tahun. Sejak itu, beban hidup bukan lagi soal PR sekolah, tapi bagaimana membantu ekonomi keluarga. Ia tak menunggu disuruh pemerintah, tak juga menunggu janji-janji program pendampingan. Ia bekerja.

“Saya sudah minta dibimbing PPL, tapi belum ada yang datang. Padahal, saya butuh arahan supaya bisa berkembang,” ujar Ibnu, lirih namun tegas.

Hari ini, banyak warga sekitar yang justru membeli ikan dari Ibnu. Sementara kelompok yang dulu ramai disorot karena bantuan besar justru tak lagi terdengar kabarnya. Di negeri ini, sering kali bantuan datang bukan kepada yang bekerja, tapi kepada yang pandai membuat proposal.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Kraton Hadiri Selamatan Running Dapur MBG Lanud Muljono

Ibnu kini kesulitan stok. Produksi lele-nya terhambat biaya pakan dan pembibitan. Tapi tekadnya tak pernah surut. Ia percaya, kerja keras akan menemukan jalannya meski jalur bantuan dan perhatian tampaknya hanya untuk yang ‘terdaftar’ dan ‘terorganisir’.

Kisah Ibnu adalah potret nyata ketangguhan generasi muda yang tak hanya bermimpi, tapi juga bertindak. Di balik keterbatasannya, tersimpan semangat wirausaha yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah dan pemangku kepentingan.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa