SeputarDesa.com, Jombang — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Jombatan Kesamben yang beralamat di Dusun Sapon RT 002 RW 002, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendapat sorotan dari sejumlah wali murid. Keluhan tersebut muncul lantaran menu makanan yang diberikan dinilai kurang bervariasi dan cita rasanya dianggap kurang layak.
Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa lauk yang disajikan hampir setiap hari hanya telur. Selain itu, rasa masakan juga disebut hambar sehingga anak-anak mulai merasa bosan dan kurang berselera makan.
“Menune gak tayo blas, masakane anyep, mboten enten rasane. Saben dino yo endok terus,” keluh salah satu wali murid.
Menurut para wali murid, program MBG sebenarnya sangat membantu kebutuhan makan anak-anak sekolah dan meringankan beban orang tua. Namun mereka berharap kualitas makanan yang diberikan dapat lebih diperhatikan, baik dari sisi rasa maupun variasi menu.
Warga berharap pihak pengelola melakukan evaluasi terhadap sajian makanan agar menu yang diberikan lebih beragam dan sesuai kebutuhan gizi anak. Mereka mengusulkan adanya tambahan lauk seperti ayam, ikan, tahu, tempe, serta sayuran dan buah agar anak-anak tidak merasa jenuh.
Selain soal variasi menu, rasa makanan juga menjadi perhatian para wali murid. Mereka berharap makanan yang disajikan memiliki cita rasa yang lebih baik sehingga anak-anak tetap lahap makan dan tujuan program untuk meningkatkan asupan gizi dapat tercapai secara maksimal.
Meski menyampaikan keluhan, masyarakat tetap mengapresiasi adanya program MBG di wilayah mereka. Warga berharap kritik dan masukan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi demi perbaikan kualitas pelayanan program ke depan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















