banner 970x250
BeritaPeristiwa

Curah Hujan Tinggi Sejak Sabtu Siang Picu Banjir di Desa Pojok Klitih, Plandaan

×

Curah Hujan Tinggi Sejak Sabtu Siang Picu Banjir di Desa Pojok Klitih, Plandaan

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jalan yang tergenang akibat luapan sungai

SeputarDesa.com, Jombang – Banjir melanda Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (20/12/2025). Bencana tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak Sabtu siang, sehingga menyebabkan debit air sungai meningkat dan akhirnya meluap ke permukiman warga.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai turun sejak sekitar siang hari dan berlangsung selama beberapa jam tanpa jeda. Kondisi tersebut membuat sungai yang melintasi Desa Pojok Klitih tidak mampu menampung volume air yang terus bertambah. Sekitar sore hingga menjelang malam hari, air sungai mulai meluap dan menggenangi wilayah di sekitarnya.

Baca Juga :  Sidak Infrastruktur di Bringinbendo dan Trosobo, Bupati Sidoarjo Soroti Ketepatan Waktu Proyek

Akibat luapan sungai tersebut, sejumlah rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 70 sentimeter. Selain permukiman, genangan air juga merendam jalan desa yang menjadi akses utama warga serta lahan pertanian milik masyarakat. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga terganggu dan arus transportasi desa sempat tersendat.

Warga yang terdampak banjir berupaya mengamankan barang-barang berharga dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian warga juga memilih tetap berada di rumah sambil memantau ketinggian air, sementara lainnya mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman. Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Pimpin Gotong Royong Perbaikan Pagar Makam di Desa Sumbersuko

Pemerintah Desa Pojok Klitih bersama perangkat desa, relawan, serta unsur terkait melakukan pemantauan langsung ke lokasi-lokasi terdampak banjir. Aparat desa juga memberikan imbauan kepada warga, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Selain itu, warga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak desa apabila terjadi kenaikan debit air sungai secara signifikan. Langkah ini dilakukan guna mempercepat penanganan dan mengurangi risiko yang lebih besar bagi masyarakat.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir, Babinsa Bersama Warga Bersihkan Sungai Wiyati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi