SeputarDesa.com, Jombang – Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai prosesi pemberangkatan Jemaah Calon Haji Kabupaten Jombang Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung selama Rabu-Kamis (6-7/5/2026) di Pendapa Kabupaten Jombang.
Sebanyak 1.263 calon jemaah haji asal Kabupaten Jombang resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji sebagai tahapan awal sebelum bertolak ke Tanah Suci Makkah.
Pada Rabu (6/5/2026), Bupati Jombang H. Warsubi bersama Wakil Bupati H. Salman secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 60 dan 61. Sementara pada Kamis (7/5/2026), Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan melepas keberangkatan jemaah Kloter 62 dan 63.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta keluarga jemaah yang turut mengantar keberangkatan.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi mengingatkan para jemaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah dan bangsa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, kesabaran, dan kedisiplinan.
“Jaga kesehatan, perkuat kebersamaan, dan niatkan seluruh rangkaian ibadah dengan tulus. Bapak dan Ibu membawa nama baik Jombang dan Indonesia,” pesan Warsubi.
Ia juga meminta seluruh jemaah mematuhi arahan petugas haji serta saling membantu, khususnya kepada jemaah lanjut usia agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Pemerintah Kabupaten Jombang, lanjut Warsubi, telah berupaya memberikan pelayanan maksimal mulai dari proses administrasi, pembinaan manasik haji, hingga koordinasi transportasi keberangkatan agar para jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan menyampaikan bahwa lebih dari 50 persen jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Arab Saudi pada musim haji 2026 dan sejauh ini seluruh proses berjalan lancar.
“Sudah lebih dari 50 persen. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti,” ujar Gus Irfan.
Ia menjelaskan, sebagian jemaah yang sebelumnya tiba di Madinah kini mulai bergeser menuju Makkah. Sedangkan kelompok jemaah yang diberangkatkan saat ini akan mendarat di Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Menurut Gus Irfan, berdasarkan laporan petugas di Arab Saudi, pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia berjalan baik meski terdapat beberapa kendala kecil yang dapat segera diatasi.
Terkait isu adanya jemaah yang tertolak, Gus Irfan memastikan jumlahnya sangat minim. Ia menyebut hanya satu jemaah yang ditolak pihak Imigrasi Arab Saudi, sedangkan kurang dari 10 jemaah batal berangkat dari asrama karena faktor kesehatan.
Ia pun mengingatkan calon jemaah yang belum berangkat agar tetap menjaga kondisi fisik dan kebugaran tubuh.
“Saat pemeriksaan awal memang dinyatakan lolos istitaah, tetapi ada jeda waktu beberapa bulan hingga keberangkatan. Karena itu kesehatan harus tetap dijaga,” katanya.
Keberangkatan ribuan jemaah haji tersebut menjadi momen istimewa bagi masyarakat Jombang. Tangis haru keluarga yang mengantar mewarnai prosesi pelepasan sebagai bentuk doa dan harapan agar para jemaah diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sebagian besar jemaah mengaku telah menanti kesempatan berhaji selama bertahun-tahun dan berharap dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Prosesi pemberangkatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebelum rombongan jemaah diberangkatkan menuju lokasi transit untuk melanjutkan perjalanan suci menuju Tanah Suci Makkah.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















