SeputarDesa.com, Grobogan – Hamparan tanaman kacang hijau yang tumbuh subur menghiasi areal persawahan di Dusun Tempuran, Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Memasuki musim kemarau, tanaman palawija tersebut menjadi pilihan utama petani setelah masa panen padi berakhir.
Barisan tanaman yang tumbuh hijau, rapi, dan merata mencerminkan perawatan intensif yang dilakukan para petani. Selain memiliki masa tanam relatif singkat, kacang hijau juga membutuhkan air lebih sedikit sehingga cocok dibudidayakan pada musim kemarau. Komoditas ini juga dinilai mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan.
Ketua Kelompok Tani SRI MULYO Dusun Tempuran, Ruwadi, mengatakan penanaman kacang hijau telah menjadi pola tanam rutin masyarakat setelah panen padi.
“Kami menanam kacang hijau setiap selesai panen padi. Selain menguntungkan, tanah jadi tidak kosong dan tetap produktif. Harga di pasaran juga lumayan stabil,” ujar Ruwadi, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, selain memberikan tambahan pendapatan bagi petani, tanaman kacang hijau juga membantu memperbaiki kesuburan tanah karena termasuk tanaman legum yang mampu mengikat unsur nitrogen.
Hal senada disampaikan Solichin, salah seorang petani kacang hijau di Dusun Tempuran. Ia menjelaskan perawatan tanaman relatif mudah dengan biaya produksi yang tidak terlalu besar.
“Penanaman dilakukan pada awal musim kemarau. Cukup dua sampai tiga kali penyemprotan dan penyiangan. Umur 60 sampai 65 hari sudah bisa dipanen. Hasilnya bisa mencapai 8 sampai 10 kuintal per hektare jika perawatannya baik,” katanya.
Pemerintah Desa Jatilor bersama penyuluh pertanian terus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian agar tetap produktif sepanjang tahun. Dengan luas lahan pertanian yang cukup besar, peningkatan produksi kacang hijau diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Godong.
Panen kacang hijau di Dusun Tempuran diperkirakan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026. Hasil panen nantinya akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pangan maupun industri.
Desa Jatilor dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di Kabupaten Grobogan. Selain padi, komoditas palawija seperti kacang hijau menjadi andalan petani pada musim kemarau. Puluhan hektare lahan palawija di desa tersebut saat ini dikelola oleh Kelompok Tani SRI MULYO sebagai upaya menjaga produktivitas pertanian sepanjang tahun.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















