SeputarDesa.com, Surabaya- Festival Masyarakat Komunikasi Jawa Timur 2025 resmi dibuka, membawa tema besar “Menguatkan Kolaborasi Komunikasi dan Integrasi Komunikasi di Era Digital untuk JATIM BISA!”. Acara dua hari yang digelar 11-12 Desember 2025 di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama ini menjadi sorotan utama bagi praktisi komunikasi se-Jawa Timur. Fokus utama diskusi hari pertama adalah tantangan komunikasi korporat dan pemerintahan di tengah meningkatnya ‘Cancel Culture’ dan kritisisme warganet. Salah satu narasumber kuncinya adalah dr. Emilia Basar, M.Si., Direktur Komunikasi PT IMIP.
Dalam sesi seminar “Strategi Komunikasi”, dr. Emilia memaparkan bahwa di tengah kerasnya angin medsos, PT IMIP memilih strategi keterbukaan. Hal ini penting mengingat kritik di ruang digital semakin kencang, terutama dari Generasi Z yang dikenal kritis.
Festival ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategis bagi seluruh stakeholder di Jawa Timur untuk memastikan informasi tersampaikan secara efektif, edukatif, dan menghibur, seraya membangun pertahanan mental yang kuat di hadapan badai digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














