banner 970x250
Berita

Ketika Pena Lebih Tajam dari Peluru

×

Ketika Pena Lebih Tajam dari Peluru

Sebarkan artikel ini

Oleh : M Irwani N Umam

Pimred Seputar Desa

 

Setiap 10 November, kita menunduk khidmat menyebut kata pahlawan. Tapi di tengah riuhnya propaganda, sensor halus, dan banjir kebohongan digital  siapa pahlawan hari ini?

Jawabannya sederhana, mereka yang berani menulis yang benar, ketika kebenaran dianggap musuh.

Jurnalis sejati hidup di garis depan pertempuran yang tak terlihat. Mereka menembus ancaman, tekanan, dan godaan uang. Mereka tahu risikonya  kehilangan pekerjaan, reputasi, bahkan nyawa tapi tetap menulis. Karena mereka paham, diam berarti tunduk, tunduk berarti mati.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan, Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Bendera di MPP

Ironisnya, di negeri yang mengaku merdeka, banyak jurnalis harus berjuang untuk sekadar bicara jujur.

Berita disetir, data dimanipulasi, dan kebenaran dinegosiasikan. Padahal, tanpa jurnalisme yang merdeka, demokrasi hanya tinggal jargon, dan rakyat hidup dalam kebodohan yang dikemas rapi.

Pahlawan masa lalu melawan penjajahan fisik, jurnalis hari ini melawan penjajahan informasi.

Musuh mereka bukan tentara kolonial, tapi algoritma, propaganda, dan kekuasaan yang takut pada cahaya.

Dan tetap, mereka berjuang dengan pena, kamera, dan suara yang tak mau dibungkam.

Baca Juga :  Rumah Tak Layak Huni Dibongkar, TMMD Hadirkan Harapan Baru bagi Ibu Siti Aisyah

Hari Pahlawan seharusnya tidak berhenti pada nostalgia. Ia harus menjadi alarm. Bahwa keberanian menulis kebenaran adalah bentuk perjuangan paling murni di zaman yang gelap ini.

Karena di tangan jurnalis yang berintegritas, kebenaran tetap punya nyawa.

Dan selama masih ada yang berani menulisnya, bangsa ini belum kalah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi