Seputardesa.com, Surabaya — Perkembangan industri olahraga dan meningkatnya gaya hidup aktif di Indonesia turut mendorong lahirnya berbagai produk apparel olahraga lokal. Salah satunya adalah Cortiger, sebuah brand sportswear yang didirikan oleh mantan atlet balap sepeda profesional Indonesia, Antonius Christopher Tjondrokusumo.
Latar belakang Antonius sebagai atlet yang pernah berkompetisi di berbagai ajang internasional menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi pendirian brand tersebut. Pengalaman selama bertahun-tahun di dunia balap sepeda membuatnya memahami berbagai kebutuhan atlet, mulai dari kenyamanan hingga aspek teknis perlengkapan olahraga yang digunakan.
Menurut Antonius, pengalaman tersebut menjadi dasar dalam pengembangan berbagai produk yang dihadirkan Cortiger.
“Saya membangun Cortiger berdasarkan pengalaman yang saya rasakan sendiri selama menjadi atlet. Saya tahu apa yang dibutuhkan pesepeda ketika berlatih maupun bertanding. Karena itu setiap produk yang kami buat selalu berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.
Berangkat dari Pengalaman Atlet
Cortiger dibangun dengan pendekatan yang berangkat dari pengalaman praktis di dunia olahraga, khususnya balap sepeda. Berbagai aspek dalam pengembangan produk, mulai dari pemilihan material, konstruksi pola, kenyamanan penggunaan, hingga detail teknis, disebut disusun berdasarkan kebutuhan yang umum ditemui para atlet dan komunitas olahraga.
Selain memproduksi apparel untuk pengguna individu, perusahaan juga melayani pembuatan jersey dan apparel kustom bagi komunitas, klub olahraga, perusahaan, instansi, maupun penyelenggara kegiatan olahraga di berbagai daerah.
Sistem Produksi Terintegrasi
Dalam operasionalnya, Cortiger menerapkan sistem produksi yang terintegrasi. Proses desain, pengembangan produk, produksi, hingga pengendalian kualitas dilakukan dalam satu jalur koordinasi.
Model produksi tersebut dinilai dapat membantu menjaga konsistensi kualitas sekaligus memberikan kepastian waktu pengerjaan. Pendekatan ini juga menjadi salah satu strategi untuk menghadapi tantangan keterlambatan produksi yang kerap terjadi akibat proses yang melibatkan banyak pihak berbeda.
Sistem tersebut dinilai penting terutama bagi komunitas olahraga, penyelenggara kegiatan, maupun institusi yang membutuhkan apparel dalam jumlah besar dengan target waktu tertentu.
Penguatan Produk Lokal
Di bawah kepemimpinan Antonius, Cortiger terus mengembangkan produk apparel olahraga dengan fokus pada kualitas, inovasi, serta keterhubungan dengan komunitas olahraga.
Bagi Antonius, kehadiran brand tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk tetap berkontribusi terhadap dunia olahraga Indonesia setelah menyelesaikan karier profesionalnya sebagai atlet.
Dengan pengalaman di bidang olahraga serta sistem produksi yang terintegrasi, Cortiger menargetkan dapat memperkuat posisinya di pasar apparel olahraga nasional.
“Ketika sebuah produk dibuat oleh orang yang benar-benar memahami olahraga tersebut, hasilnya akan berbeda. Itulah filosofi yang kami pegang di Cortiger hingga hari ini,” kata Antonius.
Tentang Antonius Christopher Tjondrokusumo
Antonius Christopher Tjondrokusumo merupakan mantan atlet balap sepeda profesional Indonesia yang pernah berkompetisi dalam berbagai ajang internasional. Setelah mengakhiri karier sebagai atlet, ia mendirikan Cortiger yang bergerak di bidang apparel olahraga.
Tentang Cortiger
Cortiger merupakan brand sportswear asal Indonesia yang memproduksi berbagai apparel olahraga, khususnya untuk komunitas sepeda, aktivitas outdoor, dan kegiatan olahraga lainnya. Perusahaan menerapkan sistem produksi terintegrasi yang mencakup proses desain, produksi, hingga pengendalian kualitas dalam satu jalur operasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















