banner 970x250
Kabar Desa

Pengajian Memetri Bumi dalam Rangka Merti Desa/Rajaban dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Desa Kaligono Berlangsung Khidmat

×

Pengajian Memetri Bumi dalam Rangka Merti Desa/Rajaban dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Desa Kaligono Berlangsung Khidmat

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Purworejo – Pemerintah Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, melaksanakan kegiatan Memetri Bumi dalam rangka Merti Desa/Rajaban sekaligus peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Agung Muhammad SAW pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari tradisi tahunan desa ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, serta diikuti oleh sekitar 178 peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Desa Kaligono.

Kegiatan Memetri Bumi merupakan tradisi masyarakat Desa Kaligono sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat berupa keselamatan, kesehatan, hasil bumi, serta keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi ini juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga keharmonisan sosial, serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang tentram, damai, dan adem ayem.

Baca Juga :  Tingkatkan Akses Warga, Jalan Lingkungan Dusun Ngerco Dibangun dengan Dana BKK 2025

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kaligono, Suroto, menyampaikan bahwa pelaksanaan Merti Desa tahun ini dikemas dengan perpaduan nilai-nilai keagamaan dan pelestarian budaya. Menurutnya, pada siang hari dilaksanakan pengajian sebagai bentuk penguatan spiritual dan keimanan masyarakat, sedangkan pada malam harinya akan diselenggarakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

“Untuk siang hari ini kita laksanakan pengajian sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Sedangkan malam nanti akan digelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka melestarikan budaya dan kesenian adiluhung warisan leluhur. Wayang kulit tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan bagi warga masyarakat, khususnya generasi muda, agar dapat memahami nilai-nilai moral, etika, dan kearifan lokal,” ungkap Suroto.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal perlu terus dilakukan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Melalui kegiatan budaya seperti wayang kulit, diharapkan generasi muda tetap mengenal, mencintai, dan menjaga identitas budaya bangsa, sekaligus menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Haul Massal ke-22 dan Pengajian Umum Warga Dusun Tempuran Berlangsung Meriah

Pengajian Memetri Bumi tersebut diisi dengan tausiyah oleh penceramah, Kyai Haji Abdul Hakim Joyodilojo dari Krasak, Magelang. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan hikmah peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yang menekankan pentingnya menjaga shalat, meningkatkan keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat Allah SWT dan menjaga kerukunan antarwarga.

Kegiatan pengajian berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, diakhiri dengan doa bersama agar Desa Kaligono senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari segala marabahaya, serta seluruh masyarakatnya diberikan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan.

Baca Juga :  Bupati Sidoarjo Serahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 768 PNS

Melalui rangkaian kegiatan Merti Desa/Rajaban ini, Pemerintah Desa Kaligono berharap dapat terus menjaga keseimbangan antara nilai-nilai keagamaan dan pelestarian budaya, sehingga tercipta masyarakat yang religius, berbudaya, rukun, dan harmonis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi