banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPeristiwa

Puting Beliung Hantam Plandaan Jombang, Tiga Kandang Sapi Ambruk, Rumah Warga Rusak Parah

×

Puting Beliung Hantam Plandaan Jombang, Tiga Kandang Sapi Ambruk, Rumah Warga Rusak Parah

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Kondisi bangunan rumah dan kandang sapi milik warga Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, yang rusak akibat terjangan angin puting beliung, Rabu (28/10/2026) sore.

SeputarDesa.com, Jombang – Terjangan angin puting beliung meluluhlantakkan sejumlah bangunan di Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (28/10/2026) sore. Hanya dalam waktu sekitar 10 menit, angin kencang yang datang bersama hujan deras merusak atap rumah warga, menghantam tempat usaha, hingga merobohkan tiga kandang sapi.

Dampak kejadian tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan, tetapi juga mengganggu jaringan listrik setelah sejumlah pohon tumbang dan menimpa kabel. Warga pun harus menghadapi kerusakan rumah dan fasilitas usaha di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Peristiwa bermula ketika hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah setempat sejak pukul 15.20 WIB. Sekitar pukul 15.45 WIB, hujan semakin deras disertai embusan angin kencang yang diduga bergerak dari arah timur.

Kerusakan Rumah dan Tempat Usaha

Baca Juga :  Umsida Menginjak Usia 37 Tahun, Bupati Subandi: Kampus Adalah 'Pabrik' SDM Unggul Penentu Masa Depan Sidoarjo!

Dion, warga Dusun Sambiroto RT 9/RW 2, menjadi salah satu warga yang terdampak langsung. Angin kencang merusak parah atap galvalum rumahnya sekaligus menghantam etalase tempat usaha miliknya.

“Angin dan hujan deras berlangsung kurang lebih 10 menit. Atap galvalum rumah saya rusak parah dan etalase juga terkena dampak. Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp5 juta,” ungkap Dion saat dikonfirmasi, Rabu sore.

Kerusakan tersebut menjadi gambaran dampak angin kencang yang melanda permukiman warga. Dalam waktu singkat, bangunan yang sebelumnya berdiri normal mengalami kerusakan akibat kuatnya embusan angin.

Tiga Kandang Sapi Ambruk Total

Kepala Desa Plandaan, Suratman, membenarkan bahwa angin puting beliung menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah dan fasilitas peternakan milik warga.

Berdasarkan pendataan awal pemerintah desa, mayoritas rumah terdampak mengalami kerusakan pada bagian atap, terutama genteng di sisi tepi bangunan. Satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan kategori berat, sedangkan tiga kandang sapi ambruk total.

“Laporan sementara mencatat, satu rumah mengalami kerusakan kategori berat. Untuk fasilitas peternakan, ada tiga kandang sapi yang dilaporkan ambruk total, sementara sisanya mengalami kerusakan pada atap asbes maupun genteng,” jelas Suratman.

Ambruknya tiga kandang sapi tersebut menambah daftar kerusakan yang harus ditangani warga. Namun, hingga laporan ini disusun, belum tersedia data lengkap mengenai jumlah keseluruhan bangunan terdampak maupun total kerugian akibat kejadian tersebut.

Baca Juga :  Kades Pojokrejo: BOP RT Dimusyawarahkan Dua Kali, Dana Juga untuk Kegiatan Bersama Antar-Lingkungan

Warga Bergotong Royong, Pendataan Kerusakan Berlanjut

Selain kerusakan bangunan, pohon tumbang yang merusak jaringan kabel listrik menyebabkan aliran listrik di wilayah terdampak sempat padam. Kondisi ini menambah gangguan yang dirasakan warga setelah angin kencang menerjang permukiman.

Pemerintah Desa Plandaan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Setelah kejadian, warga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan menyingkirkan material pohon tumbang yang menutupi jalan.

“Saat ini, warga setempat bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan serta material pohon yang menutupi jalan, sambil menunggu proses pendataan lanjutan dan perbaikan jaringan listrik oleh petugas penanganan bencana,” pungkas Suratman.

Pendataan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan jumlah bangunan yang rusak, besaran kerugian, serta kebutuhan penanganan bagi warga terdampak. Kecepatan penanganan menjadi penting agar kerusakan rumah dan fasilitas peternakan tidak semakin membebani masyarakat yang terdampak bencana.(**)

Baca Juga :  Ibrahim Nahkodai Formades Tubaba, Publik Menanti Peran Pengawal Transparansi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: MiftahuddinEditor: Irwani Umam

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi