SeputarDesa.com, Jombang – Kondisi jalan rusak di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang hingga kini belum juga diperbaiki. Hingga Minggu, 21 Desember 2025, jalan yang sempat viral melalui video keluhan warga tersebut masih dalam keadaan rusak parah, becek, berlumpur, dan membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyak lubang di badan jalan. Saat hujan turun, jalan berubah menjadi lumpur dan licin sehingga pengendara, terutama sepeda motor, kerap kesulitan melintas. Kondisi tersebut semakin berbahaya pada malam hari karena minimnya penerangan. Warga menyebut jalan sangat gelap, membuat lubang jalan sulit terlihat dan rawan kecelakaan.
Menurut informasi warga sekitar, kerusakan jalan juga dipengaruhi aktivitas normalisasi saluran air di wilayah tersebut. Warga menyebut kedalaman galian akibat normalisasi mencapai sekitar 100 sentimeter, yang berdampak pada struktur badan jalan.
“Kedalaman akibat normalisasi sekitar 100 sentimeter. Mbok yo ngomong nang BBWS ben dalan iki didandani,” ungkap salah satu warga, yang berharap ada koordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar jalan yang terdampak pekerjaan tersebut segera diperbaiki.
Warga lainnya menegaskan bahwa kondisi jalan tidak baru rusak dalam waktu dekat, melainkan sudah bertahun-tahun dikeluhkan tanpa perbaikan berarti.
“Ini jalan rusak sudah lama, bukan baru sekarang. Sudah beberapa tahun seperti ini, cuma ya dibiarkan saja,” ujar seorang warga.
Keluhan juga disampaikan terkait keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
“Kalau malam sangat gelap, tidak kelihatan lubangnya. Sudah sering orang hampir jatuh, apalagi habis hujan,” kata warga lainnya.
Jalan tersebut diketahui merupakan akses penting warga untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari menuju sekolah, pasar, hingga lahan pertanian. Namun hingga kini belum terlihat langkah konkret dari pihak terkait, meski keluhan telah berulang kali disampaikan.
Warga berharap pemerintah desa, pemerintah kabupaten, serta instansi terkait segera turun tangan dan berkoordinasi untuk mencari solusi. Mereka menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian agar pembangunan desa berjalan lebih baik dan keselamatan warga terjamin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian waktu pelaksanaan perbaikan jalan di Dusun Watudakon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com














